Bos tim Formula 1 Ferrari, Fred Vasseur, merespons pesimisme ekstrim yang ditunjukkan Lewis Hamilton setelah Grand Prix Las Vegas dengan mengatakan bahwa penting untuk tetap tenang. Pada balapan tersebut, Hamilton finis di posisi ke-10 setelah start dari barisan belakang karena kualifikasi buruk yang membuatnya gagal melaju ke Q2. Meskipun berhasil mendahului sembilan mobil dan mendapat dua posisi tambahan setelah diskualifikasi McLaren, Hamilton terlihat kesal dan mengakui bahwa musim ini merupakan yang terburuk dalam kariernya.
Meski belum meraih podium dan tertinggal 74 poin dari rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc, Hamilton belum menyerah dan ingin memperbaiki kinerja timnya. Fred Vasseur menggarisbawahi bahwa situasi sebenarnya tidak seburuk yang terlihat. Dia mengaku memahami reaksi Hamilton setelah balapan, dan menyatakan bahwa tim perlu bersatu, fokus pada dua balapan mendatang, dan membangun dari prestasi positif yang telah ditunjukkan Hamilton di sesi latihan awal.
Vasseur juga menyoroti fakta bahwa adrenalin dan emosi para pembalap masih tinggi ketika mereka langsung harus menjalani sesi wawancara usai balapan, sehingga komentar yang dilontarkan mungkin tidak selalu mencerminkan kondisi sebenarnya. Namun, yang terpenting bukanlah apa yang dikatakan pembalap di TV, melainkan upaya nyata mereka dalam membantu tim meraih hasil lebih baik. Oleh karena itu, Vasseur meminta agar pembalap fokus pada upaya mereka dengan tim dalam meningkatkan performa, daripada hanya terpaku pada respons media setelah balapan.












