Berita  

Pertamina Bidik Pendapatan Rp 1.127 Triliun Tahun 2025: Strategi dan Proyeksi

PT Pertamina (Persero) memproyeksikan pendapatannya hingga tahun 2025 akan mencapai US$ 68 miliar atau sekitar Rp 1.127 triliun dengan laba bersih mencapai US$ 3,3 miliar atau sekitar Rp 54 triliun. Meskipun kondisi makro ekonomi global sedang mengalami tekanan, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengungkapkan bahwa perusahaan mampu menjaga stabilitas kinerja operasional dan keuangan.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, Simon menyatakan bahwa efisiensi, respon cepat, dan peningkatan terus-menerus di semua bidang operasi telah membantu Pertamina mempertahankan stabilitas kinerja baik secara finansial maupun operasional. Proyeksi pendapatan perusahaan untuk tahun ini mencapai US$ 68 miliar dengan laba bersih US$ 3,3 miliar, menunjukkan kinerja keuangan yang positif.

Pertamina juga memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan negara hingga September 2025, mencapai Rp 262 triliun melalui penerimaan pajak, non-pajak, dan dividen. Simon menegaskan bahwa posisi Pertamina sebagai BUMN dengan kontribusi terbesar bagi penerimaan negara terbukti dengan pencapaian tersebut. Pendapatan yang signifikan ini menunjukkan bahwa Pertamina menjadi agen pembangunan utama melalui kontribusi terbesar di antara seluruh BUMN di Indonesia.

Source link