Marini Gembira Keluar dari Grup D Konsesi di MotoGP Valencia

Luca Marini sangat senang dengan kebangkitan Honda ke dalam konsesi Grup C setelah ia berhasil membantu mereka mencapainya di Grand Prix Valencia. Pembalap asal Italia ini mampu meraih posisi ketujuh yang sangat dibutuhkan oleh pabrikan Jepang tersebut.

Honda tidak hanya bersaing di depan selama akhir pekan balapan dan kualifikasi, tetapi balapan sprint menjadi bencana ketika rekan setim Marini, Joan Mir, memaksa dia keluar di lap kedua. Dengan Mir dihadapkan pada Long Lap Penalty, tekanan berada pada Marini atau Johann Zarco dari LCR untuk meraih posisi ketujuh yang akan mengangkat Honda dari Grup D.

Ketika Zarco juga mendapat Long Lap Penalty karena insiden di lap pertama, Marini akhirnya menjadi harapan terakhir Honda. Meski menghabiskan sebagian besar balapan di urutan kedelapan, dia berhasil mempertahankan posisinya dengan bijak dan akhirnya meraih posisi ketujuh yang sangat dibutuhkan oleh Honda.

Marini mengatakan bahwa balapan tersebut sebenarnya tidak seketat yang terlihat. Dia menyebut pencapaian tersebut sebagai mimpi buruk di awal pekan balapan, terutama terkait dengan pemilihan ban. Marini merasa senang dengan semua perubahan yang dilakukan oleh timnya dan mengakui bahwa kompromi terbaik berhasil mereka terapkan pada balapan terakhir.

Selain itu, Marini menekankan manfaat dari pengurangan uji coba bagi beban kerja tim, terutama mengingat kalender balapan yang padat. Sementara itu, Mir membantah merasa lega tetapi tetap merasa senang dengan pencapaian tim. Menurut sang juara dunia MotoGP 2020 tersebut, pencapaian tersebut adalah hal yang sangat berarti bagi semua anggota tim.

Source link