Berita  

Syarat Pertumbuhan Ekonomi RI 8% dan Pentingnya Perhatian Prabowo

Transformasi struktural menjadi kunci utama dalam mencegah deindustrialisasi dini dan mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% selama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, ada tiga sektor industri yang harus diperbaiki sebagai kontributor utama pertumbuhan ekonomi, yaitu industri pertanian, perkebunan, dan perikanan; makanan dan minuman; serta perdagangan.

Sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan memberikan kontribusi hingga 14% terhadap produk domestik bruto (PDB) di Indonesia namun pertumbuhannya masih rendah, sekitar 2.2%. Andry menyarankan agar program pemerintah seperti makan bergizi gratis (MBG) dapat meningkatkan permintaan dalam sektor tersebut. Selain itu, sektor makanan dan minuman memiliki kontribusi hingga 19% terhadap PDB namun pertumbuhannya juga di bawah angka pertumbuhan ekonomi umum, sekitar 4.7%.

Dengan menghubungkan program unggulan pemerintah ke sektor-sektor utama ini, diharapkan pertumbuhan ekonomi menjadi lebih berkelanjutan dan stabil. Selain itu, sektor perdagangan besar dan eceran juga diharapkan bisa menjadi penopang pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. Anda juga menyampaikan bahwa pemerintah perlu mempercepat pertumbuhan ekonomi karena telah tertinggal dari beberapa negara tetangga, seperti Vietnam, dalam mencapai pertumbuhan di atas 5%. Investasi asing lebih banyak masuk ke negara-negara tersebut karena pertumbuhan ekonominya yang lebih baik dibandingkan Indonesia.

Dengan fokus pada transformasi struktural di sektor-sektor kunci tersebut, diharapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat ditingkatkan secara signifikan dan lebih kompetitif di mata investor asing.

Source link