Pentingnya Peran Ayah terhadap Anak Perempuan

Ketidakhadiran sosok ayah di tengah-tengah keluarga belakangan ini menjadi perhatian dalam melihat perkembangan psikologis anak di Indonesia. Data menunjukkan sekitar 15,9 juta anak di Indonesia berpotensi tumbuh tanpa adanya peran ayah dalam kehidupannya. Ayah memainkan peran penting dalam perkembangan emosional dan psikologis anak. Anak-anak yang tumbuh tanpa kehadiran ayah, berisiko lebih tinggi mengalami harga diri rendah, prestasi akademik yang buruk, dan kesulitan membangun hubungan yang sehat.

Penelitian menemukan kualitas, bukan hanya kehadiran, keterlibatan ayah selama masa kanak-kanak punya dampak jangka panjang terhadap cara anak laki-laki memandang hubungan romantis. Anak-anak dengan ayah yang terlibat mungkin memperoleh nilai tertinggi, lebih kecil kemungkinannya mengalami masalah perilaku di sekolah, dan lebih kecil kemungkinan menunjukkan depresi. Terutama bagi anak perempuan, lebih mungkin mendapatkan nilai yang lebih baik dengan ayah yang terlibat, dan jauh lebih kecil kemungkinan didiagnosis mengalami depresi.

Ayah yang memiliki anak perempuan balita cenderung lebih memperhatikan dan tanggap terhadap kebutuhan anaknya dibandingkan ayah yang punya anak laki-laki. Ayah dengan anak perempuan menggunakan bahasa yang lebih analitis yang dalam penelitian lain dikaitkan dengan kesuksesan akademis di masa depan. Penelitian lain menemukan, anak perempuan yang memiliki hubungan erat dengan ayah mereka sejak kecil cenderung meraih nilai akademik lebih tinggi, berpenghasilan lebih besar, dan lebih tangguh secara emosional saat dewasa. Kedekatan dengan ayah juga dihubungkan dengan keberhasilan dalam tiga bidang utama: uang, hubungan dengan pria, dan kesehatan mental.

Source link