Penyelidikan Polisi Terhadap Kematian Pelajar di Cengkareng

Kepolisian Jakarta Barat sedang memeriksa tiga saksi terkait kasus pelajar MAM (17) yang tewas tenggelam di Kali Green Court, Cengkareng Timur pada Jumat lalu. Kapolsek Cengkareng, Kompol Fernando Saharta Saragi, mengonfirmasi bahwa saksi yang diperiksa termasuk teman korban yang selamat dan dua saksi lainnya. CCTV di sekitar lokasi kejadian juga telah diambil untuk membantu penyelidikan.

Sebelum kejadian tragis tersebut, MAM berusaha melarikan diri dan akhirnya tenggelam di Kali Green Court saat dikejar warga. Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom, mengungkapkan bahwa pelajar ini diduga terlibat dalam tawuran sebelum melarikan diri ke sungai bersama seorang temannya. Meskipun warga mencoba menyelamatkan keduanya dengan bambu, hanya satu pelajar yang berhasil diselamatkan.

Menurut Gultom, korban kesulitan berenang karena lumpur tebal di Kali Green Court. Tim SAR pun dilibatkan untuk mencari dan menemukan korban dalam waktu singkat setelah tenggelam. Kejadian ini mengakibatkan kehilangan seorang pelajar yang sudah dinyatakan tewas di lokasi.

Keluarga korban menepis tudingan bahwa pelajar tersebut terlibat dalam tawuran. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti dan kronologis kejadian ini. Hal ini menunjukkan bahwa kepolisian serius dalam menangani kasus ini untuk menghasilkan kepastian hukum yang adil dan tuntas dalam kasus tersebut.

Source link