Berita  

Tragedi Kecelakaan Bus di Turunan Tajam, 42 Korban Jiwa

Kecelakaan tragis terjadi di wilayah pegunungan provinsi Limpopo, Afrika Selatan bagian utara, ketika sebuah bus penumpang mengalami kecelakaan maut di jalan raya N1 dekat kota Makhado pada Minggu malam. Tidak kurang dari 42 orang tewas dalam kecelakaan tersebut, termasuk tujuh anak-anak dan seorang bayi berusia 10 bulan. Bus tersebut berangkat dari Gqeberha di provinsi Eastern Cape menuju Zimbabwe dan Malawi, membawa pekerja migran dan keluarga mereka. Tim penyelamat bekerja keras sepanjang malam untuk mengevakuasi korban yang terjebak di bangkai bus yang hancur di dasar lembah.

Petugas darurat terus berusaha untuk menyelamatkan korban yang masih terperangkap di dalam bus, sementara beberapa penumpang selamat sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Data sementara mencatat bahwa korban meninggal terdiri dari perempuan, laki-laki, dan anak-anak dengan lebih dari 30 penumpang lain mengalami luka-luka, sebagian dalam kondisi kritis. Gubernur provinsi Limpopo, Phophi Ramathuba, memberikan dukanya kepada keluarga korban dan mencatat bahwa kehilangan nyawa dalam kecelakaan tersebut adalah sangat menyedihkan.

Saat ini, otoritas setempat masih melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti dari kecelakaan tersebut. Meskipun laporan awal menunjukkan kemungkinan kelelahan pengemudi atau kegagalan mekanis menjadi faktor utama. Sementara itu, pemerintah provinsi Limpopo menyediakan layanan konseling psikologis bagi korban selamat dan keluarga mereka, serta melakukan kerjasama dengan kedutaan besar Zimbabwe dan Malawi untuk proses identifikasi jenazah dan repatriasi korban. Hingga saat ini, jalan raya utama antara Afrika Selatan dan Zimbabwe tetap ditutup untuk proses evakuasi dan pembersihan reruntuhan kendaraan yang masih berlangsung.

Source link