Berita  

Ratusan Warga Palestina Pulang ke Rumah dengan Jalan Kaki-Gerobak

Ribuan warga Palestina melancarkan perjalanan pulang ke rumah masing-masing setelah gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Perasaan bahagia dan lega terpancar dari wajah mereka, seperti yang diungkapkan oleh Nabila Basal yang merasa bersyukur atas berakhirnya perang dan penderitaan. Pasukan Israel mundur dari wilayah Gaza, memulai proses pembebasan sandera yang tersisa. Bagi warga Gaza, kembali ke rumah-rumah mereka yang hancur membawa banyak kepedihan dan kesedihan. Di sisi Israel, lapangan Sandera di Tel Aviv diselimuti sorak-sorai kegembiraan setelah berakhirnya masa protes yang penuh amarah dan kesedihan.

Jalannya waktu kini menentukan pembebasan sandera oleh Hamas dalam batas waktu 72 jam. Harapan besar tersemat pada setiap orang yang menantikan kabar dari sandera yang diculik. Kesepakatan ini juga melibatkan pembebasan tahanan Palestina oleh Israel serta pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza. Badan anak-anak PBB, UNICEF, turut berperan dalam meningkatkan pasokan makanan dan kebutuhan pokok lainnya untuk warga Gaza yang membutuhkan. Kunjungan dari berbagai pihak, termasuk Witkoff, Kushner, dan Laksamana Brad Cooper dari Komando Pusat Militer AS, bertujuan untuk mendukung upaya stabilisasi di Gaza. Pasukan AS tetap tidak akan ditempatkan di wilayah tersebut meskipun kerjasama intensif terus dijalin.

Source link