Profil Dirgayuza: Asisten Presiden Bidang Komunikasi Analis Kebijakan

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik asisten khusus presiden pada Rabu (8/10) untuk memperkuat struktur komunikasi strategis di lingkungan Istana Kepresidenan. Dirgayuza Setiawan telah ditunjuk sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 33/M Tahun 2025. Dirgayuza, yang lahir di Jakarta pada 15 Mei 1989, memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dengan studi Sarjana di University of Melbourne dan program Executive Program di Tsinghua University, Tiongkok. Selain itu, ia juga melanjutkan studi di Oxford University, Inggris, dengan spesialisasi dalam teknologi media digital dan perlindungan anak di dunia maya.

Prestasinya selama studi telah membawanya mendapatkan berbagai penghargaan termasuk penghargaan bergengsi Australian Alumni Awards dan pembicara utama pada Y8 Summit. Selain itu, Dirgayuza juga telah menerbitkan beberapa buku tentang isu-isu politik dan teknologi yang mendapat perhatian dari masyarakat. Sebelum menjabat sebagai Asisten Khusus Presiden, Dirgayuza memiliki pengalaman kerja yang luas di sektor swasta dan BUMN serta terlibat dalam berbagai organisasi politik.

Dalam karirnya, ia dipercaya sebagai Ketua Tim Tenaga Ahli di Kementerian Kelautan dan Perikanan serta memiliki peran strategis di perusahaan-perusahaan seperti McKinsey Indonesia dan PT Agro Industri Nasional. Selain itu, Dirgayuza juga aktif sebagai penulis dan blogger serta mendirikan platform idenesia.com untuk memberikan kontribusi pada Indonesia. Dengan rekam jejak yang kuat dan pengalaman yang beragam, Dirgayuza diharapkan mampu menjadi gatekeeper kualitas dan substansi kebijakan yang disampaikan kepada publik.

Melalui latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja yang solid, Dirgayuza merupakan aset berharga dalam menguatkan komunikasi strategis di lingkup Istana Kepresidenan. Harapannya adalah agar Dirgayuza tidak hanya menjadi “juru bicara,” tetapi juga menjadi sosok yang dapat mengelola konten komunikasi secara bijaksana dan informatif demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik sesuai dengan visi yang diinginkan.

Source link