Memasuki 2026, urusan kencan tampaknya tak lagi sekadar soal cocok atau tidak cocok di awal pertemuan. Plenty of Fish (POF) merilis prediksi tren kencan tahunan terbaru setelah mensurvei hampir 6.000 anggota dewasa. Dari hasil itu, muncul lima istilah baru yang menggambarkan cara orang membangun relasi di era sekarang. Nama-namanya dibuat mudah diingat, tetapi maknanya cukup serius: banyak orang mulai menilai ulang cara mereka memilih pasangan, membaca chemistry, dan menunjukkan identitas diri dalam hubungan.
ChemRIZZtry dan peluang memberi ruang pada chemistry
Salah satu istilah yang paling disorot adalah ChemRIZZtry. Tren ini menekankan pentingnya memberi kesempatan pada chemistry, bahkan kepada seseorang yang pada awalnya mungkin tidak dianggap menarik. Menurut Rachel DeAlto, pakar kencan di POF, banyak orang terlalu cepat menutup pintu sebelum benar-benar memberi waktu pada rasa terhubung itu tumbuh. Dalam pandangannya, ketertarikan tidak selalu muncul seketika, dan justru itu yang membuat proses kencan menjadi lebih kompleks.
DeAlto menilai tren ini mencerminkan perubahan cara orang menilai pasangan potensial. Alih-alih terpaku pada kesan pertama, sebagian orang kini lebih bersedia menunggu dan melihat apakah ada koneksi yang lebih dalam. Di tengah hubungan yang serba cepat, pendekatan seperti ini menjadi semacam pengingat bahwa ketertarikan tidak selalu bisa diukur dari tampilan awal saja.
Lima istilah baru yang menggambarkan pola kencan modern
Selain ChemRIZZtry, POF juga memperkenalkan empat tren lain: Curveball-crushing, Love-loreing, Truecasting, dan Status-flexing. Kelima istilah ini menjadi semacam label baru untuk perilaku dan ekspektasi yang makin sering muncul dalam hubungan modern. Meski terdengar ringan, masing-masing istilah menunjukkan bahwa orang kini lebih sadar pada cara mereka membangun kedekatan, menampilkan diri, dan membaca sinyal dari calon pasangan.
Rachel DeAlto menjelaskan bahwa tren-tren tersebut tidak berdiri sendiri. Semuanya memperlihatkan perubahan dalam pola hubungan dan cara orang berinteraksi di tengah situasi sosial yang terus bergerak. Ada dorongan untuk lebih jujur, lebih jelas, sekaligus lebih terbuka pada kemungkinan yang sebelumnya mungkin diabaikan.
Hubungan yang lebih jujur, lebih selektif, dan lebih sadar diri
Di balik istilah-istilah baru itu, ada satu benang merah yang cukup jelas: banyak orang ingin hubungan yang terasa lebih otentik. Mereka tidak lagi hanya mengejar kesan, tetapi juga kejelasan dan rasa aman dalam relasi. Tren seperti ini menunjukkan bahwa kencan di 2026 tidak hanya soal mencari pasangan, melainkan juga soal memahami diri sendiri dan batasan yang ingin dijaga.
Dengan munculnya lima istilah tersebut, POF seolah menangkap perubahan suasana dalam percintaan modern: lebih terbuka, lebih reflektif, namun tetap penuh ketidakpastian. Dan bagi mereka yang sempat kecewa di tahun sebelumnya, daftar tren ini memberi satu pesan sederhana—cara orang jatuh hati memang berubah, tetapi kesempatan untuk memulai lagi selalu ada. Source link
