Profil Yusuf Permana: Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres

Yusuf Permana, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, sedang menjadi sorotan publik setelah mengembalikan ID Pers Istana kepada wartawan CNN Indonesia, Diana Valencia. Tindakan tersebut dilakukan setelah Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Setpres mencabut ID Pers liputan khusus kegiatan Presiden usai Diana Valencia bertanya tentang Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Yusuf Permana mengkonfirmasi bahwa Kepala BPMI, Erlin Suastini, telah meminta maaf kepada Diana dan pihak CNN Indonesia dalam pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Beliau juga menegaskan bahwa insiden tersebut tidak akan terulang, serta Biro Pers dan Media menyesal telah mencabut ID wartawan tersebut.

Profil Yusuf Permana mengungkapkan bahwa beliau dilantik sebagai Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres pada November 2024. Sebagai Pejabat Eselon 1, Yusuf Permana memiliki latar belakang dan pengalaman yang luas, dimulai dari karir sebagai Staf Biro Protokol hingga Kepala Biro Protokol Setpres sebelumnya. Sebelum bergabung dengan Kemensetneg, Yusuf Permana juga menjabat sebagai staf pribadi almarhum Taufiq Kiemas, suami dari Presiden Megawati Soekarnoputri. Selain itu, beliau juga memiliki rekam jejak dalam dunia bisnis sebagai komisaris di beberapa perusahaan pelat merah, termasuk PT Djakarta Lloyd (Persero), PT Pelabuhan Indonesia I (Persero), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Yusuf Permana yang dilaporkan ke KPK pada tahun 2023 mencatat total kekayaan sebesar Rp13,33 miliar dengan utang Rp2,5 miliar, membuat kekayaan bersihnya sekitar Rp10,83 miliar. Komponen terbesar dari kekayaan tersebut berasal dari tanah dan bangunan hasil sendiri senilai Rp11,5 miliar di beberapa lokasi. Lainnya termasuk satu unit mobil Mitsubishi Pajero tahun 2010, surat berharga, kas, dan setara kas. Keseluruhan informasi ini terdokumentasi dalam LHKPN yang dilaporkan saat Yusuf Permana memegang posisi sebagai Kepala Biro Protokol Setpres.

Semua informasi di atas adalah gambaran tentang profil dan karir Yusuf Permana, serta catatan kekayaannya yang tercatat melalui LHKPN. Tidak hanya menjelaskan tentang insiden pengembalian ID Pers Istana kepada wartawan CNN Indonesia, namun juga memperlihatkan sosok Yusuf Permana sebagai pejabat yang berpengalaman dan terpercaya dalam berbagai bidang termasuk protokol, media, dan keuangan.

Source link