Berita  

Pertamina Sukses Memadamkan Kebakaran di Kilang Minyak Dumai

Pertamina Berhasil Kendalikan Kebakaran di Kilang Minyak Dumai, Operasi Tetap Aman

Api yang sempat muncul di salah satu unit operasional Kilang Pertamina Dumai, Riau, pada Rabu malam akhirnya berhasil dipadamkan. Tim Tanggap Darurat Kilang Pertamina Dumai bergerak cepat sehingga insiden tidak berkembang lebih jauh dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Respons Cepat Jadi Kunci Pengendalian Api

Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Dumai, Agustiawan, mengatakan kebakaran dapat segera dikendalikan berkat koordinasi yang solid antarpetugas. Penanganan dilakukan dalam waktu singkat sesuai prosedur keselamatan, sekaligus memastikan api tidak merembet ke area lain di dalam kilang.

Menurutnya, langkah awal yang dilakukan adalah mengamankan lokasi kejadian agar situasi tetap terkendali. Di saat yang sama, tim juga menjalin koordinasi intensif dengan aparat terkait dan pemerintah daerah untuk mendukung penanganan di lapangan.

Mobil Pemadam Dikerahkan dari Berbagai Pihak

Sejumlah armada dikerahkan untuk memperkuat penanganan kebakaran tersebut. Sebanyak 8 unit mobil pemadam milik Kilang Pertamina Dumai disiagakan di lokasi. Selain itu, 1 unit dari Damkar Kota Dumai dan 1 unit dari Pertamina Patra Niaga Region Sumbagut juga ikut membantu pengendalian api.

Pemantauan lingkungan terus dilakukan untuk memastikan kondisi di sekitar kilang tetap aman bagi masyarakat. Hingga saat ini, aktivitas warga di sekitar wilayah kilang dilaporkan tidak terganggu.

Operasi Utama Kilang Tetap Berjalan

Meski insiden sempat terjadi, operasional utama kilang disebut tetap berlangsung aman. PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) juga masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran dan menyiapkan langkah pencegahan yang lebih optimal ke depan.

Kilang Dumai sendiri memiliki kapasitas pengolahan minyak mentah sebesar 170.000 barel per hari. Fasilitas ini memproduksi sejumlah kebutuhan energi, mulai dari BBM Solar, avtur, Pertalite, LPG, hingga Green Coke. Dalam penanganan insiden ini, keselamatan pekerja, masyarakat, dan fasilitas tetap menjadi prioritas utama tim tanggap darurat.

Masyarakat diharapkan terus mendukung upaya yang dilakukan tim penanggulangan darurat agar kondisi kilang tetap terjaga dan proses pemulihan berjalan baik.

Source link