Industri logam nasional saat ini sedang mengalami penurunan tren di paruh kedua tahun 2025. Erwan Yulianto, Ketua Umum Asosiasi Industri Pengecoran Logam Indonesia (APLINDO), menyatakan bahwa salah satu alasan utamanya adalah menurunnya permintaan dari sektor otomotif dan pertambangan. Kedua sektor ini biasanya menjadi penopang penting bagi industri pengecoran logam. Selain itu, tantangan besar lain yang dihadapi industri logam adalah kebutuhan akan modernisasi teknologi dan inovasi. Untuk informasi lebih lanjut, bisa disaksikan dialog antara Shafinaz Nachiar dan Ketua Umum APLINDO Erwan Yulianto di Program Manufacture Check CNBC Indonesia.
Tantangan Industri Logam Saat Permintaan Turun
Read Also
Recommendation for You

Pemerintah Indonesia merespons kenaikan harga minyak dunia akibat perang di Timur Tengah dengan menerapkan Kebijakan…

Korea Utara dan China telah melakukan pertemuan untuk memperkuat kerja sama lintas negara dengan tujuan…
Presiden Prabowo Subianto secara tak terduga meminta maaf dalam Munas XVI PB IPSI. Dalam suasana…

Pasca perang antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran mengguncang negara-negara di kawasan Teluk, mereka…
Pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, puluhan ribu buruh di Indonesia akan…





