Nicolo Bulega merasa senang karena kemenangannya yang sebelumnya, merasa rindu akan sensasi tersebut. Ia berterima kasih kepada timnya yang telah bekerja keras meskipun belum mencapai performa 100 persen. Kemenangan tersebut membuat garasi Ducati sangat gembira karena dua pembalapnya berhasil naik podium, sehingga membawa mereka memimpin klasemen konstruktor dengan selisih 6 poin dari BMW. Perebutan gelar juara juga kembali memanas, dengan Razgatlioglu memimpin 36 poin atas Bulega.
Balapan dimulai dengan baik oleh Nicolo Bulega yang segera mendapat tekanan dari Toprak Razgatlioglu. Keduanya berhasil menjauh dari Andrea Iannone yang berada di posisi kedua, sementara dua seri tersisa: WSBK Estoril dan WSBK Spanyol. Pembalap BMW Motorrad kesulitan menandingi Bulega yang berhasil bertahan dengan baik.
Jonathan Rea berhasil maju ke urutan keempat pada lap 3 dan menantang Iannone untuk posisi podium ketiga. Di belakangnya, Alvaro Bautista juga berusaha mendekat dan mencari kesempatan untuk menyalip. Pada lap 5, selisih antara Bulega dan Razgatlioglu semakin tipis hanya 0,3 detik.
Bulega berhasil merebut posisi pertama sementara pada lap 7, tetapi harus segera merelakan posisi tersebut di tikungan akhir. Tim Bulega belajar dari kelemahan yang ada sehingga mampu meredam serangan Razgatlioglu dan memimpin dengan lebih dominan. Bautista merebut posisi keempat dari Rea dan berhasil mengudeta Iannone dari zona podium.
Lomba terus berlanjut hingga lap 15 di mana Bulega tidak menemui perlawanan serius dari Razgatlioglu. Bautista juga berhasil menemaninya di podium. Sementara itu, para pembalap lain seperti Sam Lowes dan Michael van der Mark mengalami kecelakaan yang membuat mereka tersingkir dari posisi baiknya. Razgatlioglu harus puas finis di posisi kedua setelah Nicolo Bulega yang berhasil mengamankan kemenangan tanpa hambatan.












