Menari Buktikan Ampuh Hilangkan Stres & Depresi

Menari bersama tidak hanya dianggap sebagai kegiatan pesta hedonistik, tetapi juga sebagai bentuk terapi kelompok yang efektif. Menurut ahli saraf Julia F. Christensen, tari adalah bahasa tubuh yang dapat dipahami oleh otak sebagai ekspresi yang kuat. Selama berabad-abad, tari telah digunakan untuk perayaan, ritual, dan penyembuhan, jauh sebelum riset ilmiah mengonfirmasi keuntungannya. Meta-analisis yang diterbitkan di The BMJ menemukan bahwa tari dapat mengurangi gejala depresi secara signifikan.

Tari dianggap sebagai alternatif pengobatan bagi mereka yang menderita depresi dan memiliki efek positif terhadap suasana hati seseorang. Dalam uji klinis, tari terbukti mengurangi gejala depresi dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh kegiatan fisik lainnya. Selain itu, menari bersama orang lain dapat meningkatkan rasa koneksi dan kepercayaan antar individu.

Selain peningkatan suasana hati dan aktivitas fisik, menari dalam kelompok juga membantu dalam pemrosesan emosi tanpa menggunakan kata-kata. Tari dengan orang lain dapat mengaburkan batas antarindividu, sehingga menciptakan keterhubungan yang mendalam. Hal ini juga membantu dalam meningkatkan ikatan sosial, kepercayaan, dan empati yang penting dalam kesejahteraan mental seseorang. Tari juga memberi kesempatan bagi individu untuk mengekspresikan diri dan memilih gaya serta ritme tari yang unik bagi mereka.

Source link