Patrick Kluivert, pelatih tim nasional sepak bola Indonesia, telah menetapkan skuad 28 pemain yang akan berangkat ke Jeddah, Arab Saudi, untuk menghadapi babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Arab Saudi dan Irak. Keputusannya mengejutkan banyak pihak karena beberapa nama seperti Marselino Ferdinan, Mess Hilgers, Ivar Jenner, Rafael Struick, Pratama Arhan, dan Asnawi Mangkualam yang biasanya menjadi pilihan utama di bawah arahan pelatih sebelumnya, tidak dipanggil. Kluivert, dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, menekankan pentingnya waktu bermain di klub bagi para pemain untuk menilai kebugaran mereka.
Rahmad Darmawan, pelatih berpengalaman yang kini menjabat sebagai Direktur Teknis PSMS Medan, juga mendukung pendapat Kluivert mengenai pentingnya menit bermain untuk meningkatkan kualitas pemain sepak bola. Beberapa pemain yang tidak dipilih mungkin disebabkan oleh kurangnya waktu bermain, selain dari persaingan di posisi mereka masing-masing. Contohnya, Marselino Ferdinan yang dipinjamkan ke klub Slovakia, AS Trencin, belum pernah bermain sejak pindah ke Oxford United. Hal serupa terjadi pada Mess Hilgers yang dibeberapa orang anggap sebagai kasus serius karena tidak pernah mendapat kesempatan bermain setelah situasi di FC Tweente.
Waktu bermain bagi pemain sepakbola memiliki peran penting dalam pengembangan keterampilan dan kebugaran fisik. Para peneliti dalam studi yang diterbitkan oleh jurnal Biology of Sport pada 2023 menunjukkan bahwa waktu bermain efektif berpengaruh besar terhadap performa fisik pemain selama pertandingan. Hal ini terbukti dari data yang dianalisis dari pertandingan Bundesliga Jerman musim 2018/2019. Meskipun pola pengaruh waktu bermain pada setiap posisi relatif sama, ada sedikit perbedaan antara gelandang sayap dan penyerang. Gelandang sayap lebih mampu mempertahankan kecepatan sprint dan maksimal dengan waktu bermain efektif lebih lama, sementara penyerang mengalami penurunan performa dalam hal sprint dan kecepatan maksimal.
