Hyundai telah mengumumkan bahwa Ott Tanak tidak akan lagi memetik poin pabrikan untuk tim mereka pada musim ini. Keputusan ini diambil dengan harapan dapat meningkatkan peluang Tanak untuk meraih gelar juara di Kejuaraan Reli Dunia. Masalah Tanak di Cile awal bulan ini, ketika ia mengalami kerusakan mesin saat memimpin reli, membuatnya tertinggal dalam perburuan gelar. Meskipun telah memasang mesin cadangan, Tanak mengungkapkan bahwa mesin tersebut mengalami masalah yang sama seperti yang dialaminya di reli WRC Swedia bulan Februari lalu.
Menurut peraturan WRC, pabrikan hanya memiliki dua mesin per nama mobil untuk musim ini. Mesin tambahan akan dikenakan penalti lima menit pada reli berikutnya. Namun, Hyundai memilih untuk hanya menominasikan Thierry Neuville dan Adrien Fourmaux sebagai pencetak poin pabrikan untuk tiga reli terakhir musim ini. Hal ini berarti Tanak dapat berkompetisi tanpa nominasi pabrikan dan dapat menggunakan mesin tambahan tanpa penalti.
Meskipun tertinggal 43 poin di belakang pemimpin klasemen, Tanak tetap menjadi peluang terbaik Hyundai untuk meraih gelar juara tahun ini. Dengan memungkinkan Tanak untuk bersaing tanpa batasan mesin, tim Hyundai berharap agar Tanak dan navigator-nya, Martin Jarveoja, dapat terus mengejar gelar ini. Dengan rivalnya, Toyota, unggul 125 poin dalam perebutan gelar konstruktor, Hyundai perlu strategi yang tepat untuk mendekati persaingan tersebut dengan positif.












