Carmelo Ezpeleta: Membawa Grid MotoGP ke Tingkat Internasional

Sejak 1980 hingga 2000, para pembalap Amerika Serikat dan Australia mendominasi grid MotoGP dengan memenangkan sebagian besar kejuaraan. Namun, seiring berjalannya waktu, pembalap Italia dan Spanyol mulai mendominasi. Dengan kemunculan Valentino Rossi pada tahun 2000, Italia mengklaim banyak gelar sebelum para pembalap Spanyol seperti Marc Marquez, Jorge Lorenzo, dan lainnya mulai turut berjaya. Gaya pelatihan dan fokus pada kategori kecil di Spanyol dan Italia membantu para pembalap muda dari kedua negara ini berkembang. Meskipun demikian, Dorna, perusahaan yang memegang kendali atas MotoGP, telah menetapkan tujuan untuk memperluas diversitas kewarganegaraan di kejuaraan. Satu contohnya adalah pemblokiran promosi pembalap muda seperti Sergio Garcia dan Manu Gonzalez dalam upaya mempertahankan keberagaman. Kendati demikian, CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta menegaskan bahwa prioritas tetap pada memiliki pembalap terbaik di grid, tanpa membedakan asal usul mereka. Meski pada 2026, MotoGP akan melihat keberangkatan Miguel Oliveria dan Somkiat Chantra, namun akan digantikan oleh Toprak Razgatlioglu dan Diogo Moreira.

Source link