Polisi telah melakukan langkah mitigasi untuk mencegah keterlibatan penyusup atau provokator selama aksi buruh di depan DPR/MPR RI dan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, mengatakan bahwa pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengawasi aksi buruh tersebut. Dalam koordinasi tersebut, para pendemo telah berkomitmen untuk menjaga agar aksi tersebut tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan berpotensi menimbulkan kerusuhan.
Ade juga menjelaskan bahwa lebih dari empat ribu personel telah diturunkan untuk mengamankan aksi buruh tersebut. Pengamanan dilakukan dengan cara humanis, mengingat para pendemo adalah saudara-saudara mereka yang sedang menyampaikan aspirasi. Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah melakukan pengalihan lalu lintas akibat aksi unjuk rasa buruh di depan gedung DPR/MPR RI dan Patung Kuda. Meskipun ada pengalihan lalu lintas, masyarakat tetap dapat mengakses area tersebut dengan skema jalan memutar di depan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Kepala Bagian Operasi Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefadus, menjelaskan bahwa arus lalu lintas dari DPR ke Tol Senayan dialihkan ke Hotel Mulia untuk menghindari kemacetan. Namun, masyarakat tetap dapat menuju DPR/MPR RI dengan skema putar balik di Kemenpora. Pengalihan lalu lintas dilakukan demi keamanan dan kelancaran aksi buruh tersebut.












