Marc Marquez datang ke Misano dengan bayangan besar: peluang mengunci gelar MotoGP di salah satu sirkuit paling sensitif dalam rivalitasnya dengan Valentino Rossi. Namun, kesempatan itu sudah tertutup lebih dulu setelah Alex Marquez menang di GP Catalunya. Dari situ, spekulasi berkembang bahwa Marc sengaja tidak ingin merayakan titel di Misano karena atmosfer yang dianggap tidak bersahabat. Isu itu cepat menyebar, apalagi dukungan untuk Rossi masih sangat kuat di sirkuit tersebut.
Marc Marquez Bantah Isu Menahan Gelar
Marquez menolak anggapan bahwa dirinya bermain aman demi menghindari sorotan di Misano. Ia juga menegaskan tidak pernah mengalah kepada Alex saat balapan di Barcelona. Menurut Marc, hasil yang terjadi murni dipengaruhi situasi di lintasan, bukan karena ada skenario untuk menunda perayaan gelar.
Kondisi balapan di Catalunya memang tidak berpihak padanya. Start dari posisi keempat setelah kualifikasi yang buruk membuat langkah awal Marquez sudah tertekan. Saat berusaha menembus barisan depan, ia justru terjatuh pada lap keenam dan gagal melanjutkan upaya mengejar kemenangan.
Reaksi Penonton Jadi Sorotan
Insiden itu memunculkan reaksi yang beragam dari penonton. Ada yang terkejut, ada pula yang merayakannya, memperlihatkan betapa kuatnya tensi emosional yang masih melekat di sekitar nama Marquez dan Rossi. Momen tersebut kembali menegaskan bahwa setiap langkah Marquez di lintasan belum sepenuhnya lepas dari bayang-bayang rivalitas lama.
Meski begitu, Marc memilih tidak memperpanjang persoalan. Ia menilai reaksi sebagian fans tidak perlu dibesar-besarkan dan tidak layak menjadi pusat perhatian. Sikap itu menunjukkan bahwa, di tengah sorotan dan tekanan, Marquez tetap berusaha menjaga fokusnya pada balapan, bukan pada riuh di tribun.
Source link












