Perrone Dominan Kualifikasi Moto3 San Marino

Valentín Perrone tampil paling tajam saat sesi kualifikasi Moto3 San Marino di Misano. Pembalap Spanyol-Argentina itu mengunci pole position usai membukukan waktu 1:40,328 pada menit-menit akhir Q2, sekaligus menyalip para rival yang sempat bergantian memimpin. Hasil ini menempatkannya di depan Joel Kelso dan Jacob Roulstone, sementara pemimpin klasemen sementara, Jose Antonio Rueda, harus puas start dari baris kedua meski sepanjang akhir pekan terlihat sangat kuat.

Perrone Menentukan Hasil di Detik Akhir

Kualifikasi berlangsung dalam kondisi cuaca yang relatif stabil, seperti pada hari Jumat. Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli diselimuti panas, meski ada sedikit awan, dengan suhu udara 27º C dan aspal mencapai 35º C. Situasi itu membuat kecepatan para pembalap terus meningkat dari awal hingga akhir sesi.

Di Q2, Rueda sempat menjadi acuan utama. Banyak pembalap mengikuti pola yang sama: keluar lintasan, mencatat satu putaran, lalu kembali ke pit. Setelah itu, pertarungan waktu berubah cepat. Jacob Roulstone sempat memimpin dengan 1:40,807, sebelum Valentin Perrone dan David Muñoz merebut posisi teratas secara bergantian. Muñoz kemudian naik ke 1:40,440, namun Rueda membalas tipis dengan 1:40,569 dan terus menekan hingga akhir.

Namun, justru Perrone yang berhasil menyusun lap terbaik saat tekanan memuncak. Catatan 1:40,328 miliknya tak lagi terkejar, dan cukup untuk mengamankan posisi start terdepan. Kelso lalu menempati posisi kedua, disusul Roulstone di urutan ketiga. Rueda, yang sempat bertaruh dengan strategi tanpa mengganti ban di fase akhir, akhirnya finis keempat di kualifikasi.

Q1 Diwarnai Kejutan dan Kecelakaan

Sebelum masuk ke Q2, sesi Q1 juga berlangsung ketat. Sebanyak 13 pembalap ambil bagian, dengan Álvaro Carpe menjadi salah satu yang paling menonjol. Setelah lap awal yang belum maksimal, pembalap Red Bull KTM Ajo itu sempat memimpin lewat 1:41,651, unggul tipis atas Stefano Nepa. Luca Lunetta juga sempat masuk dalam persaingan teratas.

Situasi berubah ketika Ruche Moodley tampil mengejutkan dengan ban baru. Pembalap Afrika Selatan itu mencatat 1:41,398 dan merebut posisi puncak Q1, sekaligus memastikan tiket ke Q2. Carpe lolos sebagai kedua, diikuti Lunetta dan Nepa. Di belakang mereka, Nicola Carraro, Marcos Uriarte, Eddie O’Shea, Ricardo Rossi, Evan Belford, Fadillah Arbi Aditama, Noah Dettwiler, dan Marcos Ruda juga ikut mengisi daftar pembalap Q1.

Q1 turut menyisakan drama bagi Cormac Buchanan. Meski sempat mencatat waktu yang cukup baik, ia kemudian didiskualifikasi karena melebihi batas lintasan.

Rueda Tetap Kuat, Piqueras Tertinggal Jauh

Selain posisi terdepan Perrone, perhatian juga tertuju pada Jose Antonio Rueda yang tetap menunjukkan konsistensi sebagai pemimpin klasemen sementara Kejuaraan Dunia. Meski gagal merebut pole, performanya di Misano memberi sinyal bahwa ia masih menjadi salah satu kandidat terkuat untuk balapan utama. Di sisi lain, Ángel Piqueras yang berada di urutan kedua klasemen justru kesulitan menemukan ritme dan harus start dari posisi ke-11.

Di belakang Rueda, barisan start diisi oleh David Muñoz di posisi kelima, lalu Adrián Fernández, Taiyo Furusato, Ryusei Yamanaka, Máximo Quiles, dan Álvaro Carpe. Sementara itu, Dennis Foggia, David Almansa, Luca Lunetta, Scott Ogden, Guido Pini, Ruche Moodley, dan Stefano Nepa melengkapi daftar di belakang Piqueras.

Dengan komposisi grid seperti ini, Moto3 San Marino berpotensi menghadirkan pertarungan rapat sejak lampu start padam, terutama karena Perrone berhasil menempatkan dirinya di titik paling strategis untuk mengubah kecepatan kualifikasi menjadi hasil besar pada hari balapan. Source link