Prabowo Lantik Panglima Kodam dan Komandan Brigade: Pentingnya Contoh Pemimpin

Prabowo Lantik Panglima Kodam dan Komandan Brigade, Tekankan Pemimpin Harus Jadi Contoh

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali menegaskan pesan lama yang ia anggap paling penting dalam kepemimpinan militer: seorang pemimpin tidak cukup hanya memberi perintah, tetapi harus hadir sebagai contoh di depan pasukannya. Pesan itu ia sampaikan saat melantik Jenderal Tandayo Budi sebagai Wakil Panglima TNI, sekaligus melantik sejumlah panglima kodam, komandan brigade, dan batalyon teritorial.

Kepemimpinan diukur dari keberanian melindungi pasukan

Dalam sambutannya, Prabowo menyoroti bahwa jabatan di tubuh TNI bukan sekadar posisi struktural. Menurut dia, seorang panglima harus mampu menjadi garda terdepan, terutama ketika prajurit menghadapi medan yang berbahaya. Ia menekankan bahwa pemimpin wajib memberi perlindungan, arahan, dan teladan yang nyata, bukan hanya instruksi dari jauh.

Prabowo juga memberikan piagam penghargaan Bintang Sakti kepada para prajurit yang dinilai memiliki integritas tinggi. Pemberian penghargaan itu menjadi bagian dari penegasan bahwa dedikasi dan keteladanan di lapangan tetap menjadi ukuran penting dalam tubuh militer.

TNI diminta melatih prajurit tanpa kekejaman

Lebih jauh, Prabowo mengingatkan bahwa TNI lahir dari rakyat dan mengabdi untuk rakyat. Karena itu, ia menitipkan pesan kepada seluruh pimpinan TNI agar membina prajurit dengan baik, tanpa kekejaman, serta tetap menjunjung sisi kemanusiaan dalam proses pelatihan.

Prajurit disebut bagian dari keluarga besar bangsa

Dalam pandangannya, prajurit bukan sosok yang berdiri terpisah dari masyarakat, melainkan bagian dari keluarga besar bangsa. Prabowo menekankan bahwa kekuatan TNI justru terletak pada kedekatannya dengan rakyat, karena pada akhirnya seluruh pengabdian itu bermuara pada perlindungan dan kepentingan masyarakat luas.

Pesan yang disampaikan dalam pelantikan tersebut memperlihatkan arah yang ingin ditekankan Prabowo: kepemimpinan TNI harus dibangun di atas keteladanan, disiplin, dan keberpihakan pada keselamatan prajurit maupun rakyat yang dilindungi.

Source link