Berita  

Krisis Ikan di Laut Jawa: KKP Tunjuk Biang Kerok Utama

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan kondisi yang prihatin di Laut Jawa, dengan populasi ikan tangkap yang mengalami penurunan drastis akibat sampah yang mencemari perairan setiap tahunnya. Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Koswara menyatakan bahwa gangguan terbesar terhadap ekosistem Laut Jawa adalah sampah, dengan sekitar 20 juta ton sampah mempengaruhi perairan Indonesia setiap tahunnya. Ia menekankan bahwa sampah telah membuat ekosistem laut tidak sehat, yang menyebabkan ikan bermigrasi ke wilayah lain yang lebih bersih. Observasi kapal nelayan menunjukkan bahwa ikan yang tinggal di Laut Jawa semakin sedikit, sementara nelayan lebih berkonsentrasi di wilayah Timur, Barat, dan Selatan Indonesia.

Dalam upaya untuk mengatasi masalah ini, KKP merancang program “Laut Bebas Sampah” yang bertujuan untuk bersih dari sampah pada tahun 2029. Program ini melibatkan kerja sama lintas sektor dari pemerintah, swasta, daerah, dan masyarakat. Direktur Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil KKP, Ahmad Aris menegaskan bahwa penanganan sampah laut memerlukan kerjasama lintas sektor dan revisi regulasi untuk memberikan tanggung jawab yang jelas dalam pengelolaan sampah di tingkat pusat dan daerah. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kondisi ekosistem Laut Jawa dapat pulih dan populasi ikan tangkap kembali meningkat.

Source link