Tahun depan, jadwal Kejuaraan Reli Dunia (WRC) akan dimulai di Monte Carlo pada Januari dan berakhir di Arab Saudi pada November. Terdapat beberapa perubahan yang akan terjadi, di mana Reli Jepang akan dipindahkan dari bulan November ke Mei sebagai tuan rumah putaran ketujuh musim ini pada 28-31 Mei.
Langkah ini bertujuan untuk mengurangi dampak secara menyeluruh pada para pemimpin klasemen, terutama dalam rangkaian reli gravel yang panjang. Sejak 2023, kalender WRC telah menampilkan tujuh seri reli gravel berturut-turut, sehingga muncul perdebatan mengenai aturan posisi start.
Meskipun rencana WRC untuk kembali ke Amerika Serikat telah dikonfirmasi, masih ada penundaan setidaknya satu tahun lagi. Yang menarik, kalender ini tidak mencantumkan lokasi kunjungan kejuaraan ke Italia. Namun, acara di Italia akan dipindah dari Juni ke Oktober sebagai tuan rumah putaran terakhir musim.
Ajang tahun ini di Italia adalah yang terakhir dari kesepakatan yang berlaku saat ini, dengan upaya untuk meningkatkan status dari Kejuaraan Reli Eropa (ERC) ke WRC. Kroasia akan bergabung kembali dengan kejuaraan ini setelah dipindahkan ke ERC tahun ini, sehingga membatalkan Reli Eropa Tengah dari jadwal.
FIA juga telah mengonfirmasi kelanjutan regulasi teknis 2025 hingga 2026, dengan tambahan dua joki homologasi untuk pengembangan sasis yang telah disetujui oleh Komisi WRC dan Dewan Motor Sport Dunia (WMSC). Kalender WRC 2026 disambut baik oleh Promotor WRC dan FIA sebagai gambaran dari kekuatan kejuaraan dan daya tarik globalnya. Schedule tersebut menggabungkan reli ikonik dengan event baru di berbagai kawasan, yang diharapkan dapat memperkuat popularitas reli di seluruh dunia.












