Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara kini didorong untuk bergerak lebih cepat, bukan sekadar menunggu kesiapan administrasi. Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menekankan bahwa pemerintah daerah perlu segera memperbanyak pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar manfaat program bisa lebih cepat dirasakan masyarakat, terutama anak sekolah.
SPPG Jadi Kunci Percepatan MBG
Menurut Hasan, semangat publik terhadap MBG harus dijawab dengan langkah nyata di lapangan. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat, Badan Gizi Nasional (BGN), dan kepala daerah dinilai menjadi faktor penting agar layanan makan bergizi gratis tidak berjalan lambat. Ia juga mendorong daerah untuk tidak hanya fokus di wilayah perkotaan, tetapi ikut membangun SPPG di kawasan 3T, yakni tertinggal, terdepan, dan terluar.
Sumut Kejar Ratusan SPPG Baru
Di sisi lain, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan keyakinannya bahwa dalam waktu singkat 200 SPPG bisa beroperasi di Sumut. Saat ini, menurut Bobby, sudah ada 77 SPPG yang berjalan. Ia menargetkan total 1.732 SPPG untuk provinsi tersebut, dengan penambahan jumlah unit setiap minggu sebagai cara mengejar target yang telah ditetapkan.
Setiap Daerah Diminta Punya Minimal Tiga SPPG
Bobby juga mendorong setiap kabupaten dan kota di Sumut untuk memiliki setidaknya tiga SPPG. Untuk mempercepat realisasi target itu, pemerintah daerah disebut tidak bisa bekerja sendiri. Keterlibatan swasta dalam pembangunan SPPG ikut menjadi perhatian agar program MBG di Sumatera Utara bisa bergerak lebih cepat dan menjangkau lebih banyak penerima.
Source link


