9 Bukti MBG Meningkatkan Konsentrasi Anak

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya dipandang sebagai upaya memenuhi kebutuhan makan anak sekolah, tetapi juga mulai menunjukkan dampak pada kemampuan mereka berkonsentrasi di kelas. Sejumlah temuan awal dari penelitian di Aceh hingga laporan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperlihatkan pola yang serupa: anak yang mendapat asupan lebih baik cenderung lebih siap menerima pelajaran.

MBG dan peningkatan fokus belajar

Menurut Dewan Pakar Badan Gizi Nasional (BGN), Ikeu Tanziha, hasil pengamatan tersebut memberi sinyal bahwa MBG bisa mendorong motivasi belajar yang lebih berkelanjutan. Konsentrasi yang meningkat dinilai bukan hanya berdampak pada perhatian anak saat belajar, tetapi juga pada capaian pendidikan secara umum.

Dalam penjelasannya, Ikeu menyebut konsentrasi sebagai bagian penting dari fungsi kognitif otak, yakni kemampuan untuk mengidentifikasi objek dan memproses informasi. Pada anak, kemampuan ini sangat erat kaitannya dengan perkembangan otak dan kualitas tumbuh kembang secara keseluruhan.

Temuan dari Aceh, Bogor, hingga Papua

Hasil penelitian di Aceh menunjukkan adanya peningkatan konsentrasi pada siswa penerima Makan Bergizi Gratis. Sementara itu, studi BRIN juga melaporkan temuan yang sejalan di beberapa daerah, termasuk Bogor dan Papua, terutama pada siswa yang sebelumnya tidak sarapan sebelum berangkat sekolah.

Perbedaan kondisi sebelum menerima makanan bergizi disebut ikut memengaruhi hasil yang muncul. Anak yang datang ke sekolah dalam keadaan perut kosong cenderung lebih sulit mempertahankan fokus, sehingga bantuan makanan di sekolah menjadi faktor yang cukup berarti.

Gizi, psikologis, dan fisik ikut memengaruhi konsentrasi

Ikeu menjelaskan bahwa konsentrasi tidak berdiri sendiri. Selain motivasi belajar, ada sejumlah faktor lain yang ikut menentukan, seperti asupan nutrisi, kondisi psikologis, dan keadaan fisik anak. Karena itu, pemenuhan gizi menjadi bagian penting dalam mendukung proses belajar.

Asupan seperti protein, zat besi, dan omega 3 disebut berperan penting bagi perkembangan otak serta memori. Program MBG dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut agar anak tidak hanya tumbuh secara fisik, tetapi juga berkembang dalam kecerdasan dan kemampuan berpikir.

Meski begitu, tantangan masih ada. Lingkungan konsumsi yang kurang sehat dan ketersediaan pangan yang belum mendukung pola makan baik masih menjadi hambatan. Ikeu menegaskan, dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis penting agar manfaatnya tidak berhenti pada hari ini saja, melainkan menjadi bekal bagi generasi mendatang dan masyarakat secara lebih luas.

Source link