Polisi Selidiki Kasus Mayat Perempuan di Sungai Cisadane

Tangerang — Penemuan jasad perempuan di Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Banten, membuat aparat kepolisian bergerak cepat melakukan pemeriksaan di lokasi. Mayat itu ditemukan mengapung di dalam tong berwarna biru pada Selasa siang, sekitar pukul 11.30 WIB, dan langsung memicu penyelidikan untuk mengungkap identitas serta penyebab kematiannya.

Berawal dari Dua Warga yang Sedang Memancing

Informasi awal datang dari dua saksi yang tengah memancing di sekitar aliran Sungai Cisadane. Keduanya melihat sebuah tong biru terapung di permukaan air. Ketika didekati, mereka terkejut setelah mendapati ada bagian kaki manusia di dalam wadah tersebut. Temuan itu kemudian segera dilaporkan kepada polisi.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Prapto Laksono, mengatakan tim kepolisian langsung melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara setelah menerima laporan warga. Dari hasil pengecekan awal, jasad yang ditemukan merupakan perempuan.

Kondisi Korban Masih Diselidiki

Korban ditemukan dalam posisi terlentang, dengan kepala berada di bawah dan kedua kaki tertekuk. Polisi memperkirakan usia perempuan itu berada di rentang 25 sampai 30 tahun. Saat ditemukan, jasad sudah dalam kondisi membusuk sehingga proses identifikasi awal tidak mudah dilakukan.

Hingga kini, polisi belum menyampaikan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka pada tubuh korban. Pakaian yang melekat pada jasad juga hanya berupa kaos hitam tanpa celana. Sementara itu, tong biru yang digunakan sebagai tempat penemuan serta kaos hitam korban telah diamankan sebagai barang bukti.

Jenazah Dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang guna menjalani autopsi. Menurut Prapto, hasil pemeriksaan medis tersebut masih menunggu keterangan dokter yang menangani proses autopsi.

Polisi kini masih menelusuri rangkaian peristiwa yang berujung pada ditemukannya jasad perempuan itu di Sungai Cisadane. Penyidik berupaya memastikan identitas korban sekaligus mencari petunjuk yang bisa menjelaskan bagaimana tubuhnya sampai berada di dalam tong biru tersebut.

Source link