Prabowo’s Pledge to Tackle Rice Distribution Fraud: Rp100 Trillion Lost Annually

Pada peringatan ulang tahun ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Rabu malam (23 Juli), Presiden Prabowo Subianto memberikan kritik keras terhadap praktik korupsi dalam perdagangan beras di Indonesia, berjanji untuk memberantas perusahaan-perusahaan yang memperbarui dan menaikkan harga beras yang disubsidi. Presiden mengungkapkan bahwa skema semacam ini menimbulkan kerugian negara hingga Rp100 triliun setiap tahun. Prabowo menegaskan bahwa 212 perusahaan penggilingan beras telah terbukti bersalah dalam praktik tersebut. Ia juga menekankan bahwa kerugian tersebut seharusnya dapat dialokasikan untuk peningkatan layanan publik yang krusial. Presiden Prabowo menyatakan telah memerintahkan Kepala Kepolisian Negara dan Jaksa Agung untuk segera bertindak, bukan karena kehendak pribadi, tetapi atas mandat konstitusi. Keseluruhan tindakan ini dilandaskan pada Pasal 33 UUD 1945 yang menegaskan bahwa sektor-sektor vital negara, termasuk beras, harus dikendalikan oleh negara. Tindakan Presiden sebagai respons terhadap kebutuhan akan keadilan dalam perdagangan beras, bukan atas kehendak pribadi.

Source link