Fabio Quartararo menutup hari pertama latihan Jumat di Brno dengan modal yang cukup menjanjikan. Di tengah hujan deras yang sempat menunda sesi Practice, pebalap Yamaha itu tetap mampu menorehkan waktu tercepat ketiga. Kondisi lintasan yang berubah-ubah dari basah total hingga mulai mengering tak mengganggu ritmenya secara berarti, bahkan Quartararo mengaku justru merasa cukup nyaman saat menghadapi situasi sulit tersebut.
Masih Kompetitif di Tengah Kondisi Sulit
Meski tertinggal lebih dari setengah detik dari Marc Marquez yang mencatat waktu tercepat, Quartararo hanya terpaut 0,061 detik dari Johann Zarco di posisi kedua. Selisih tipis itu menjadi sinyal bahwa persaingan di Brno masih sangat rapat, apalagi cuaca yang tidak stabil membuat banyak pebalap harus berhitung ulang soal strategi dan setelan motor. Quartararo sendiri menilai performanya bisa kembali meningkat pada Sabtu dan Minggu, terlebih prakiraan cuaca menunjukkan tidak akan turun hujan lagi.
Yamaha V4 Jadi Harapan Baru
Lintasan Ceko yang baru diaspal ulang juga memberi kesan positif bagi Quartararo. Di tengah evaluasi Yamaha atas mesin baru bertenaga V4, ia menyambut baik perkembangan tersebut dan berharap motor itu sudah bisa dicoba paling cepat pada tes pramusim di Sepang. Bagi Quartararo, proyek ini penting karena Yamaha masih menyisakan pekerjaan besar dalam urusan tenaga mesin, terutama saat menghadapi tanjakan curam di tikungan ketiga yang menurutnya menjadi salah satu titik lemah utama.
Masalah Tenaga Masih Jadi Sorotan
Quartararo juga menyinggung soal penghapusan tombol anti-wheelie oleh Yamaha. Meski keputusan itu mengubah cara kerja motor, ia tetap percaya bisa menyesuaikan diri. Sikap optimistis itu membuat suasana di kubu Yamaha terlihat lebih hidup menjelang MotoGP Ceko. Dengan persiapan yang sudah ia jalani dan dukungan tim yang terus menguat, Quartararo datang ke akhir pekan balap ini dengan satu tujuan jelas: menunjukkan bahwa ia masih bisa bersaing di barisan depan.
Source link










