Prabowo: Negara Harus Lindungi Pekerja Dalam Negeri dari Tarif AS

Prabowo: Negara Harus Lindungi Pekerja Dalam Negeri dari Tarif AS

Prabowo Subianto menyoroti satu hal yang menurutnya tak boleh diabaikan di tengah memanasnya tensi dagang global: negara wajib berdiri di depan untuk melindungi pekerja dalam negeri. Ia menegaskan, kebijakan perdagangan tidak boleh hanya dibaca sebagai urusan angka ekspor dan impor, tetapi juga menyangkut nasib buruh, industri, dan kepentingan nasional Indonesia.

Perlindungan pekerja jadi sorotan di tengah ketegangan dagang

Pernyataan Prabowo muncul dalam konteks ketegangan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat terkait tarif impor. Dalam situasi seperti ini, ia menilai pemerintah perlu memastikan bahwa tekanan dari luar tidak berujung pada kerugian bagi tenaga kerja di dalam negeri. Menurutnya, negara harus hadir untuk menjaga daya tahan ekonomi nasional agar pekerja dan sektor industri tetap aman dari dampak kebijakan dagang yang merugikan.

Kepentingan nasional harus jadi pegangan

Prabowo menekankan bahwa setiap negara memiliki kewajiban melindungi kepentingannya sendiri, termasuk kepentingan para pekerja yang menggantungkan hidup pada stabilitas ekonomi domestik. Ia melihat meningkatnya ketegangan perdagangan global sebagai pengingat bahwa Indonesia tidak bisa bersikap pasif. Di tengah persaingan ekonomi internasional, keberlangsungan industri dalam negeri disebutnya harus dijaga melalui kebijakan yang berpihak pada produksi dan tenaga kerja lokal.

Isyarat soal arah kebijakan ekonomi

Pesan yang disampaikan Prabowo sekaligus menegaskan pentingnya strategi perdagangan yang tidak semata mengejar hubungan luar negeri, tetapi juga melindungi fondasi ekonomi di dalam negeri. Dalam pandangannya, kebijakan yang kuat adalah kebijakan yang mampu menjaga pertumbuhan sekaligus mencegah pekerja menanggung beban dari dinamika global yang tidak selalu menguntungkan. Source link