Penemuan Bayi di Cakung: Surat Titipan dan Nama Pemilik Rumah

Bayi Laki-laki Ditemukan di Depan Rumah Warga Cakung, Ada Surat Titipan Bertuliskan Nama Pemilik Rumah

Suasana dini hari di Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, mendadak berubah geger setelah seorang bayi laki-laki ditemukan masih hidup di depan rumah warga. Penemuan itu bukan hanya mengejutkan, tetapi juga menyisakan tanda tanya besar karena di lokasi terdapat surat titipan yang menyebut nama pemilik rumah dan meminta bayi tersebut tidak dibawa ke panti asuhan.

Surat Titipan di Dalam Selimut

Pemilik rumah, Tohir, mengaku menemukan bayi itu saat hendak mengaji bersama istrinya. Awalnya, ia mendengar suara yang dikira berasal dari anak kucing. Namun setelah diperiksa, suara itu ternyata tangisan bayi. Bayi tersebut ditemukan di depan pintu rumahnya dalam kondisi hidup dan terbungkus selimut.

Di dalam selimut itu juga terdapat secarik kertas berisi pesan titipan. Dalam surat tersebut, nama Tohir disebut secara langsung, disertai permintaan agar bayi tidak diserahkan ke panti asuhan. Isi surat itu juga menyebut agar bayi sementara dititipkan kepada Pak H Tohir, dengan janji akan diambil kembali.

Diduga Orang Tua Masih Warga Sekitar

Tohir menilai, penyebutan namanya dalam surat menjadi petunjuk bahwa orang tua bayi kemungkinan masih warga di lingkungan sekitar. Ia pun segera melaporkan temuan tersebut kepada ketua RT setempat agar penanganannya bisa dilakukan secepat mungkin.

Petugas dari Tim Reaksi Cepat Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial juga turun tangan dan memberikan keterangan awal. Bayi itu diperkirakan berusia sekitar 10 hari karena tali pusarnya sudah putus. Setelah ditemukan, bayi langsung dibawa ke Rumah Sakit Duren Sawit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan Bayi

Kapolsek Cakung, Kompol Widodo Saputro, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Saat ini, polisi masih menyelidiki siapa pelaku yang meninggalkan bayi di depan rumah warga. Sejumlah langkah telah dilakukan, termasuk meminta keterangan dari lima orang saksi dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Kasus ini menambah daftar peristiwa pembuangan bayi yang kembali mengguncang warga. Di tengah proses penyelidikan, keberadaan surat titipan justru membuka dugaan baru bahwa pelaku mengenal lokasi rumah yang dijadikan tempat meninggalkan bayi itu.

Source link