Mayat tanpa kepala yang ditemukan di Kali Ciliwung, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan disinyalir rusak karena dimakan oleh binatang seperti biawak. Menurut Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, diduga sementara kepala korban ada namun sebagian hilang karena ada banyak biawak di sekitar lokasi temuan mayat tersebut. Polisi masih menunggu hasil otopsi dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk mengonfirmasi identitas mayat. Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, menjelaskan bahwa mayat laki-laki tersebut rusak karena sudah lama terendam di kali sejak Sabtu (5/7). Polisi juga sedang memeriksa laporan dua keluarga yang mengaku kehilangan anggota keluarga mereka dan akan mencocokkan hasil autopsi dengan golongan darah korban. Mayat pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang memancing di pinggir Kali Ciliwung. Keseluruhan proses identifikasi mayat masih dalam proses dan pihak berwenang terus mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut.
Penyebab Kerusakan Mayat di Kali Ciliwung Pancoran: Serangan Biawak
Read Also
Recommendation for You

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat melakukan penangkapan terhadap pria yang dicurigai mengedarkan obat…

Kepolisian Jakarta Selatan berhasil menangkap dua orang terduga pengedar obat keras, yaitu SR (26) dan…

Petugas gabungan di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, berhasil mengamankan 126 remaja yang diduga hendak tawuran…

Jakarta, Jumat (13/3) lalu, banyak peristiwa terkait keamanan yang terjadi di Jakarta, mulai dari kewajiban…

Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa tersangka dalam kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko…







