Charles Leclerc datang ke Montreal dengan harapan besar, tetapi sesi kualifikasi justru berubah menjadi malam yang membuat Ferrari harus bekerja lebih keras. Pembalap asal Monako itu gagal memaksimalkan putaran terakhir di Q3 dan harus puas memulai balapan dari posisi kedelapan, setelah terganggu oleh udara kotor dari mobil Racing Bulls yang dikendarai Isack Hadjar.
Leclerc tetap tenang meski peluang pole buyar
Leclerc mengaku sempat merasa cukup nyaman sejak sesi latihan terakhir dimulai, meski sebelumnya ia mengalami kecelakaan pada sesi latihan bebas. Momentum itu membuatnya percaya diri memasuki kualifikasi. Bahkan, pada awal putaran Q3, performanya dinilai cukup menjanjikan untuk ikut bersaing merebut posisi terdepan. Namun, detail kecil di lintasan membuat hasil akhirnya jauh dari harapan.
Gangguan dari mobil Hadjar membuat Leclerc kehilangan ritme di momen krusial. Situasi itu berujung pada hasil yang tidak ideal bagi Ferrari, yang berharap bisa mengamankan posisi start lebih baik di Montreal.
Tidak menyalahkan Hadjar
Meski kecewa dengan hasil kualifikasi, Leclerc tidak menempatkan Hadjar sebagai pihak yang patut disalahkan. Sikap itu cukup menonjol, terlebih Hadjar memang tengah berada dalam sorotan setelah dijatuhi hukuman mundur tiga posisi di grid karena mengacaukan sesi kualifikasi Carlos Sainz.
Leclerc memilih melihat insiden tersebut sebagai bagian dari dinamika kualifikasi yang padat dan penuh risiko. Ia tidak memperpanjang persoalan dan tetap fokus pada peluang yang masih bisa dikejar Ferrari di balapan utama.
Masih membidik podium
Walau harus start dari urutan kedelapan, Leclerc belum menutup target tinggi di Montreal. Ia masih optimistis bisa merebut podium, dengan syarat mampu menyalip para pesaingnya dan memanfaatkan jalannya lomba secara efektif. Dalam situasi seperti ini, kecepatan balapan dan strategi pit stop akan sangat menentukan apakah Ferrari bisa membalikkan keadaan atau tidak.
Bagi Leclerc, hasil kualifikasi memang menyulitkan, tetapi belum benar-benar menutup peluang untuk membawa pulang hasil besar dari Kanada.
Source link










