Alvaro Bautista belum siap menutup kariernya, meski pintu Ducati untuk musim depan sudah tertutup. Pembalap asal Spanyol itu dipastikan menjadi rider bebas pada World Superbike 2026 setelah kontraknya bersama Aruba.it Ducati tidak diperpanjang. Keputusan tim justru mengarah ke Nicolo Bulega, yang saat ini memimpin klasemen, sekaligus memberi ruang baginya untuk terlibat sebagai pembalap penguji proyek MotoGP demi pengembangan prototipe baru menuju regulasi teknis 2027.
Ducati pilih Bulega, Bautista tersisih
Langkah Ducati menandai perubahan arah yang cukup tegas. Bautista, yang sebelumnya sempat berencana pensiun pada 2024, masih mendapat kesempatan bertahan lewat kesepakatan 1+1 bersama pabrikan Italia. Namun skema itu tak berlanjut. Juara World Superbike 2022 dan 2023 tersebut akhirnya harus menerima kenyataan bahwa kontraknya tidak diperpanjang, meski statusnya sebagai salah satu nama besar di kejuaraan itu masih kuat.
Bautista belum mau berhenti
Pada Kamis (12/6/2025), menjelang balapan di Misano, Bautista menegaskan bahwa dirinya tidak akan bersama Ducati pada musim berikutnya. Meski begitu, ia juga menutup rapat spekulasi soal pensiun. Di usia 41 tahun, Bautista masih ingin tetap turun lintasan dan merasa masih punya tenaga untuk bersaing di level tertinggi. Baginya, gelar juara yang sudah diraih tidak menjadi alasan untuk berhenti lebih cepat.
Fokus menutup musim dengan maksimal
Dengan statusnya yang kini terbuka untuk musim depan, Bautista memilih untuk tidak larut dalam situasi kontrak. Ia ingin tetap tampil maksimal pada sisa balapan tahun ini dan menjaga fokus di lintasan. Hasil yang belum konsisten dalam beberapa seri terakhir tidak mengubah tekadnya untuk terus bertarung, setidaknya sampai ada kepastian baru soal masa depannya di World Superbike.
Source link










