Polisi Periksa Lima Saksi dalam Kasus Pembunuhan di Muara Angke

JAKARTA UTARA — Polisi terus memburu pelaku penusukan yang menewaskan ABT (39) di kawasan Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Priok memastikan identitas terduga pelaku sudah dikantongi, sementara lima saksi telah dimintai keterangan untuk memperjelas rangkaian peristiwa sebelum korban meregang nyawa.

Identitas pelaku sudah diketahui

Kepala Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP I Gusti Ngurah Putu Krishna Narayana, mengatakan pihaknya kini fokus mengejar pelaku. Meski belum ditangkap, polisi menegaskan identitasnya sudah teridentifikasi. Pemeriksaan saksi dilakukan untuk menguatkan konstruksi perkara, termasuk hubungan antara pelaku dan korban yang disebut saling mengenal.

Korban ABT diketahui bekerja sebagai buruh lepas di tempat pelelangan ikan. Pelaku pun disebut memiliki pekerjaan serupa di lokasi yang sama. Keduanya berasal dari lingkungan kerja yang saling bersinggungan, sehingga penyidik mendalami apakah perselisihan di tempat kerja ikut memicu terjadinya penusukan tersebut.

Cekcok di Resto Apung sebelum penusukan

Menurut keterangan awal yang dihimpun penyidik, sebelum kejadian sempat terjadi adu mulut antara pelaku dan korban di Resto Apung Muara Angke. Cekcok itu kemudian berkembang hingga berujung pada penusukan di tempat kejadian perkara (TKP). Korban yang merupakan pria asal Kabupaten Tangerang itu akhirnya tewas di Tempat Pelelangan Ikan Muara Angke.

Polisi juga tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain di balik kasus ini. Selain persoalan pekerjaan, penyidik mendalami dugaan adanya motif asmara yang ikut memperkeruh hubungan keduanya. Namun hingga kini, kepolisian masih menempatkan semua dugaan itu dalam tahap penyelidikan.

Penyidikan masih berlanjut

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok masih mengumpulkan keterangan tambahan untuk memastikan urutan kejadian dan peran masing-masing pihak. Lima saksi yang diperiksa diharapkan dapat membantu membuka titik terang kasus pembunuhan ini, termasuk memperjelas bagaimana konflik yang semula diduga hanya cekcok bisa berubah menjadi tindakan fatal.

Di tengah pengejaran yang masih berlangsung, polisi menegaskan proses penyelidikan belum berhenti. Fokus utama saat ini adalah menemukan pelaku dan mengungkap secara utuh latar belakang penusukan yang menewaskan ABT di kawasan Muara Angke tersebut.

Source link