Ocon Soroti Kerja Tim di Tengah Sorotan Insiden Monako
Esteban Ocon mencoba meredam polemik yang sempat membayangi namanya setelah insiden dengan Pierre Gasly pada GP F1 Monako 2024. Pembalap yang akan bergabung dengan Haas usai meninggalkan Alpine itu menilai peristiwa di lap pembuka terlalu dibesar-besarkan, meski ia mengakui tabrakan tersebut jelas merugikan dirinya dan Gasly. Dalam insiden itu, Ocon melakukan manuver agresif saat menyalip Gasly, yang kemudian berujung benturan dan kerusakan pada kedua mobil.
Gasly sendiri masih mampu bertahan di lintasan dan finis di posisi kesepuluh untuk meraih poin, sementara Ocon harus mengakhiri balapan lebih cepat. Seusai balapan, Gasly menilai Ocon sepenuhnya bertanggung jawab dan merasa instruksi tim tidak dijalankan. Ocon kemudian mengakui kesalahannya lewat unggahan di media sosial, tetapi juga menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak sampai menjatuhkan performa tim secara keseluruhan.
Fokus ke 2025, Ocon Ingin Rapikan Hubungan di Dalam Garasi
Menjelang musim 2025, Ocon menekankan bahwa dirinya selalu berupaya bekerja secara maksimal bersama rekan setim, baik yang lama maupun yang baru. Ia melihat kerja sama internal sebagai bagian penting dari pencapaian hasil, bukan sekadar urusan siapa yang lebih cepat di lintasan. Dalam pandangannya, insiden Monako tidak seharusnya menjadi satu-satunya ukuran untuk menilai sikapnya dalam tim.
Di Haas F1, Ocon akan berduet dengan pembalap baru Oliver Bearman. Situasi ini membuat perhatian publik kembali tertuju pada bagaimana Ocon membangun relasi dengan tandemnya nanti. Namun, pesan yang ia tampilkan cukup jelas: ia ingin tetap kompetitif, tetapi tanpa mengabaikan tanggung jawab untuk menjaga harmoni dan membantu tim mendapatkan hasil terbaik.
Duet Baru, Tuntutan Baru
Masuk ke Haas membawa tantangan berbeda bagi Ocon, terutama karena setiap detail kerja sama di dalam tim bisa berpengaruh langsung pada hasil balapan. Di titik ini, sikap saling mendukung menjadi sama pentingnya dengan kecepatan di lintasan. Ocon tampaknya ingin menutup babak lama dengan Alpine dan memulai fase baru dengan pendekatan yang lebih tenang, tanpa kehilangan ambisi untuk bersaing.
Source link










