Berita  

Cara Berbeda Milenial, Gen Z, hingga Baby Boomers Belanjakan THR

Cara Berbeda Milenial, Gen Z, hingga Baby Boomers Belanjakan THR

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah atau 2025 Masehi, Tunjangan Hari Raya (THR) kembali menjadi sorotan. Bagi banyak pekerja di Indonesia, dana tambahan ini bukan sekadar pelengkap pendapatan, melainkan penentu ritme belanja selama Ramadan hingga Lebaran. Namun, cara setiap generasi mengelola THR ternyata tidak sama. Ada yang memilih menahan diri dan menabung, ada pula yang langsung mengalokasikannya untuk kebutuhan keluarga dan konsumsi hari raya.

Gen Z Paling Cenderung Menabung dan Berinvestasi

Hasil survei YouGov Indonesia menunjukkan Generasi Z, yang lahir pada 1997–2009, memiliki kecenderungan paling kuat untuk menyimpan THR. Sebanyak 64% responden dari kelompok ini berencana menabung, sementara 31% lainnya memilih berinvestasi. Pola tersebut memperlihatkan bahwa kelompok usia muda ini relatif lebih sadar pada pengelolaan keuangan dan mulai menempatkan THR sebagai modal finansial, bukan hanya dana belanja musiman.

Milenial Membagi THR ke Banyak Kebutuhan

Berbeda dengan Gen Z, generasi Milenial yang lahir pada 1981–1996 terlihat mengambil posisi tengah. Mereka tidak hanya memprioritaskan tabungan, tetapi juga tetap memberi ruang besar untuk konsumsi dan kewajiban sosial. Dalam survei itu, 58% Milenial berencana menabung, 56% menggunakannya untuk berbelanja, dan 56% lainnya menyisihkan THR untuk zakat atau donasi. Angka ini menunjukkan Milenial cenderung membagi THR secara lebih merata, mengikuti kebutuhan pribadi sekaligus tuntutan sosial di momen Lebaran.

Gen X dan Baby Boomers Lebih Fokus ke Keluarga dan Belanja

Sementara itu, Generasi X yang lahir pada 1965–1980 serta Baby Boomers yang lahir pada 1918–1964 tampak lebih mengutamakan pengeluaran langsung. Sebanyak 59% Gen X memilih berbelanja, dan 47% di antaranya mengalokasikan THR untuk diberikan kepada orang lain, termasuk keluarga atau pekerja. Pada kelompok Baby Boomers, 59% juga memilih berbelanja, sedangkan 31% menyalurkan dana tersebut kepada orang lain. Perbedaan ini menegaskan bahwa THR masih dipandang sebagai sarana berbagi dan memenuhi kebutuhan Lebaran, terutama pada generasi yang lebih senior.

Temuan YouGov Indonesia ini memperlihatkan bahwa THR tidak lagi diperlakukan seragam oleh semua kelompok usia. Di satu sisi, generasi muda cenderung menjadikannya alat untuk memperkuat kondisi finansial. Di sisi lain, generasi yang lebih tua lebih dekat dengan pola penggunaan yang langsung terasa manfaatnya, baik untuk belanja maupun berbagi dengan sekitar.

Source link