Berita  

Dampak Banjir Besar: 10 Tewas, Ribuan Mengungsi

Dampak Banjir Besar di Bahia Blanca: 10 Tewas, Ribuan Dievakuasi

Banjir besar yang menghantam Kota Pelabuhan Bahia Blanca, Argentina, pada Jumat (7/3/2025) meninggalkan jejak kerusakan luas dan korban jiwa. Hujan lebat yang turun tanpa jeda selama delapan jam membuat air cepat meluap, merendam rumah warga, fasilitas kesehatan, hingga jaringan jalan. Dalam situasi darurat itu, pejabat setempat juga memutus pasokan listrik untuk mengurangi risiko lanjutan di wilayah terdampak.

Korban terus bertambah, lebih dari seribu warga mengungsi

Hingga kini, setidaknya 10 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara lebih dari seribu warga harus meninggalkan rumah mereka. Wali Kota Federico Susbielles mengatakan sekitar 1.321 orang telah dievakuasi ke tempat aman di kota yang berada sekitar 600 kilometer di selatan Buenos Aires tersebut.

Pemerintah setempat juga mengesahkan bantuan darurat sebesar 10 miliar peso, atau sekitar 9,2 juta dolar, untuk mendukung penanganan korban dan pemulihan awal pascabencana.

Curah hujan ekstrem lumpuhkan kota

Dalam waktu singkat, Bahia Blanca diguyur lebih dari 400 milimeter hujan. Jumlah itu disebut setara dengan curah hujan normal selama satu tahun penuh, sehingga kota pelabuhan tersebut berubah menjadi lautan air. Kondisi ini disebut sebagai yang terburuk sepanjang sejarah setempat.

Kerusakan tidak hanya terjadi pada permukiman warga, tetapi juga pada infrastruktur penting yang menopang aktivitas kota. Di tengah genangan yang meluas, tim penyelamat bergerak dengan bantuan helikopter, kano, ambulans, dan berbagai perlengkapan darurat untuk menjangkau warga yang terjebak.

Rumah sakit ikut terdampak, kewaspadaan masih tinggi

Salah satu titik paling kritis terjadi di Rumah Sakit Jose Penna, ketika banjir mencapai bangsal perawatan intensif. Kondisi itu memaksa evakuasi darurat terhadap pasien dan tenaga medis yang berada di lokasi.

Hingga saat ini, Bahia Blanca masih berada dalam status kewaspadaan tinggi karena potensi badai susulan. Pemerintah daerah terus mengerahkan sumber daya untuk penanganan darurat, sementara upaya pencarian, penyelamatan, dan pemulihan masih berlangsung di tengah dampak banjir yang belum sepenuhnya surut.

Source link