BMW Meningkatkan Performa Razgatlioglu di Portimao

Awal musim Kejuaraan Dunia Superbike 2024 langsung menghadirkan ujian berat bagi Toprak Razgatlioglu dan BMW Motorrad WorldSBK. Di Phillip Island, Australia, rangkaian balapan yang seharusnya menjadi старт positif justru berubah menjadi akhir pekan yang penuh masalah, mulai dari kecelakaan saat uji coba, jatuh di sesi latihan pertama, hingga gangguan teknis yang memaksanya tidak menyelesaikan Race 2 pada Minggu.

BMW Akui Start Musim Tidak Ideal

Razgatlioglu sempat memberi harapan ketika finis kedua pada balapan pertama, Sabtu. Namun, situasi langsung berbalik pada Minggu. Di Superpole Race, ia menghadapi masalah rem, lalu pada Race 2 harus mundur karena persoalan teknis. Hasil itu membuat BMW pulang dari Australia tanpa kepastian penuh soal performa motor mereka di kondisi balap sebenarnya.

Sven Blutsch menilai kondisi tersebut memang tidak mudah sejak awal. Menurutnya, perubahan status dari pemburu menjadi yang diburu adalah bagian dari dinamika persaingan. BMW juga menyadari tantangan yang mereka hadapi sudah terlihat sejak sesi awal akhir pekan.

Kurang Uji Coba dan Cedera Jadi Penghambat

Dari kubu BMW, Razgatlioglu mengakui bahwa timnya belum bisa bekerja dengan leluasa. Minimnya waktu uji coba membuat mereka kesulitan menemukan setelan motor yang benar-benar pas. Situasi itu diperburuk oleh cedera jari yang dialami Razgatlioglu, sehingga proses adaptasi di lintasan berjalan lebih berat dari yang diharapkan.

Meski begitu, performa pada Sabtu tetap menunjukkan bahwa potensi mereka belum hilang. BMW menilai masalah utama bukan pada kecepatan dasar, melainkan pada konsistensi dan detail teknis yang belum beres di Phillip Island.

Portimao Jadi Peluang Menebus Kegagalan

Blutsch menyebut tim tetap yakin bisa tampil lebih baik di Portimao. Dengan pengalaman dari Australia, BMW berharap perbaikan bisa terlihat pada seri berikutnya. Bagi Razgatlioglu, Portimao akan menjadi kesempatan penting untuk membalikkan situasi setelah akhir pekan yang berantakan di pembuka musim.

Source link