Kasus pelecehan terhadap anak kembali mengguncang lingkungan tempat tinggal di Jakarta Timur. Kali ini, peristiwa itu terjadi di Rusunawa Cakung, saat seorang petugas keamanan justru diduga menjadi pelaku terhadap seorang anak perempuan berinisial ZPH (7). Aksi yang terjadi di dalam lift itu terekam kamera pengawas dan berujung pada penangkapan cepat oleh polisi.
Satpam Rusunawa Diduga Lakukan Pelecehan di Lift
Pelaku diketahui berinisial BF alias A (35), yang bekerja sebagai satpam di Rusunawa Cakung. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku melakukan pelecehan saat berada satu lift dengan korban di lantai 22. Di dalam lift, pelaku diduga meraba dan mencium korban, bahkan sempat melontarkan ucapan bahwa korban cantik.
Korban kemudian berhasil menyelamatkan diri ketika lift tiba di lantai 22. Setelah itu, ZPH langsung menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orang tua. Rekaman CCTV yang menangkap kejadian tersebut kemudian menjadi salah satu bukti penting saat laporan dibuat ke Polres Metro Jakarta Timur.
Polisi Bergerak Cepat Setelah Laporan Masuk
Begitu laporan diterima, polisi segera menindaklanjuti kasus ini dan menangkap pelaku. Dalam pemeriksaan, BF alias A disebut mengakui perbuatannya. Penangkapan itu mempertegas bahwa kasus kekerasan seksual terhadap anak bisa terjadi di tempat yang semestinya dianggap aman, bahkan oleh orang yang memiliki akses dan kepercayaan di lingkungan tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Timur juga mengingatkan para orang tua agar lebih waspada terhadap potensi predator anak di sekitar mereka. Menurutnya, pelaku kekerasan terhadap anak tidak selalu datang dari orang asing, melainkan kerap berasal dari lingkungan terdekat atau sosok yang sudah dikenal.
Ancaman Hukuman Berat Menanti Pelaku
Atas perbuatannya, BF alias A dijerat Pasal 76E juncto Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya tidak ringan: pidana penjara hingga 15 tahun serta denda maksimal Rp5 miliar.
Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa pengawasan terhadap anak tidak bisa longgar, terlebih di ruang-ruang yang tampak aman seperti rumah susun, lift, atau area bersama. Kepercayaan terhadap petugas keamanan pun kini ikut dipertaruhkan setelah insiden yang terjadi di Rusunawa Cakung tersebut.
Source link












