Suasana di Rest Area Km45, Tol Tangerang-Merak, mendadak berubah kacau saat kasus penembakan bos rental mobil Ilyas Abdurrahman mulai diurai di persidangan. Dari keterangan para saksi, terdengar teriakan “maling mobil” sebelum suara tembakan memecah keributan dan membuat orang-orang yang semula berkerumun langsung bubar. Kesaksian itu menjadi salah satu titik penting dalam sidang lanjutan yang menyeret tiga anggota TNI Angkatan Laut bersama sembilan saksi lainnya.
Saksi Ceritakan Detik-Detik Setelah Tembakan
Petugas keamanan Rest Area, Amim, bersama rekannya mengaku melihat dua mobil melaju cepat meninggalkan lokasi sesaat setelah kejadian. Keduanya sempat berusaha menghadang, tetapi kendaraan tersebut sudah terlanjur tancap gas. Dari sisi lain, seorang karyawan minimarket di area yang sama juga mengatakan mendengar empat kali letusan di tempat kejadian perkara. Keterangan para saksi ini memperkuat gambaran bahwa peristiwa berlangsung cepat dan menimbulkan kepanikan di lokasi.
Sidang Soroti Rangkaian Peristiwa di TKP
Dalam persidangan, rangkaian kejadian di Rest Area Km45 menjadi perhatian utama, mulai dari teriakan yang terdengar, suara tembakan, hingga mobil yang kabur dari lokasi. Perkara ini tidak hanya menyorot dugaan penembakan, tetapi juga penadahan yang disebut ikut melibatkan pihak-pihak terkait. Para tersangka telah didakwa sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sementara proses sidang dipimpin oleh Hakim Ketua Letnan Kolonel Chk Arif Rachman bersama dua Hakim Anggota untuk mengawal pemeriksaan perkara tersebut.
Kesaksian yang muncul di ruang sidang menunjukkan bahwa peristiwa itu bukan sekadar keributan biasa, melainkan rangkaian kejadian singkat yang berujung fatal dan kini tengah diuji lewat pembuktian di pengadilan.
Source link












