Quartararo Langsung Tancap Gas di Tes MotoGP Sepang, Jorge Martin Malah Kena Musibah
Hari pertama tes resmi MotoGP 2025 di Sepang langsung menghadirkan kontras yang tajam: Fabio Quartararo melaju paling cepat, sementara Jorge Martin justru harus keluar lintasan lebih awal setelah highside keras di atas Aprilia RS-GP dan dilarikan ke rumah sakit. Di sirkuit yang sama, pembalap Yamaha itu kembali menunjukkan bahwa dirinya datang dengan persiapan matang, setelah sebelumnya juga mencatat waktu terbaik pada sesi Shakedown pekan lalu.
Quartararo Kuasai Sepang Sejak Awal
Pada Rabu (5/2/2025), Quartararo menutup hari pertama tes dengan catatan 1 menit 57,555 detik. Hasil itu bukan hanya menempatkannya di urutan teratas, tetapi juga memperbaiki rekor waktunya sendiri dari sesi tes sebelumnya. Konsistensinya di Sepang membuatnya terlihat paling nyaman membaca karakter lintasan, seolah tak butuh banyak waktu untuk langsung menemukan ritme terbaik.
Di belakang Quartararo, Alex Marquez memberi tekanan lewat catatan 1:57,738, disusul Marc Marquez yang hanya tertinggal 0,051 detik dari waktu terbaik Quartararo. Nama-nama ini menjadi segelintir pembalap yang sanggup menembus batas 1 menit 57 detik, menandakan betapa rapatnya persaingan di papan atas sejak hari pertama.
Rookie Gresini dan Para Pengejar di Barisan Tengah
Fermin Aldeguer, rekrutan baru Gresini, juga mencuri perhatian. Meski hanya membukukan 1:58,035, ia tetap mengamankan posisi keempat dan menjadi pembalap rookie tercepat pada sesi tersebut. Hasil itu memberi sinyal awal yang positif bagi pendatang baru yang mencoba menyesuaikan diri dengan kerasnya level MotoGP.
Franco Morbidelli dan Joan Mir juga menutup sesi dengan hasil yang cukup solid, menjaga jarak dari para pemuncak tanpa kehilangan arah dalam program pengujian masing-masing. Di tengah data, simulasi, dan penyesuaian motor, posisi mereka menunjukkan bahwa hari pertama tes bukan hanya soal siapa yang tercepat, tetapi juga siapa yang paling efektif memanfaatkan waktu lintasan.
Aprilia Tertimpa Serangkaian Insiden
Namun, sorotan terbesar dari sisi lain justru datang dari serangkaian kecelakaan. Jorge Martin mengalami highside yang membuatnya harus segera dibawa ke rumah sakit karena cedera serius pada kaki. Nasib kurang beruntung juga menimpa Raul Fernandez dari tim satelit Trackhouse, yang terpaksa mundur dari tes setelah mengalami patah tulang kelingking akibat crash.
Ai Ogura pun ikut terjatuh, tetapi masih mampu menyelesaikan sesi dan finis di posisi ke-16. Bagi Aprilia, hari itu jelas jauh dari ideal: satu pembalap harus menjalani pemeriksaan medis, satu lainnya mundur, dan satu lagi tetap bertahan meski dalam kondisi sulit. Di tengah dominasi Quartararo, Sepang juga menjadi pengingat bahwa tes pramusim bisa berubah cepat dari ajang pencarian setelan menjadi soal bertahan dari risiko.












