Berita  

Potensi Emas Indonesia: Jawaban di Balik Kemungkinan

Peta menuju Indonesia Emas 2045 tak lagi sekadar slogan. Di tengah dorongan pembangunan yang makin kompleks, pemerintah menempatkan isu ini sebagai pekerjaan besar yang harus dijawab dengan strategi konkret, bukan narasi optimistis semata. Hal itu mengemuka dalam ESG Sustainability Forum 2025, saat pemerintah menyoroti sejumlah faktor penentu yang akan memengaruhi apakah Indonesia benar-benar siap melompat menjadi negara maju.

Lima Kunci Penentu Indonesia Emas

Deputi Pangan, SDA dan Lingkungan Hidup Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Bappenas, Leonardo A.A. Teguh Sambodo, menyebut ada lima faktor utama yang akan menentukan keberhasilan target Indonesia Emas. Salah satu yang paling menonjol adalah pendapatan. Menurut dia, Indonesia telah mencapai level pendapatan yang setara dengan negara maju dan berhasil keluar dari jebakan middle income trap.

Pernyataan itu menandai perubahan penting dalam cara pemerintah membaca posisi Indonesia saat ini. Bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi, melainkan juga soal kemampuan menjaga momentum agar tidak kembali tertahan di level menengah. Dalam konteks itu, arah kebijakan ekonomi menjadi semakin krusial karena akan menentukan daya tahan Indonesia dalam persaingan global.

Energi Bersih dan Pembangunan Rendah Karbon

Faktor lain yang disorot adalah pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT). Leonardo menekankan bahwa pembangunan rendah karbon bukan sekadar agenda lingkungan, tetapi bagian dari syarat agar Indonesia bisa naik kelas sebagai negara maju. Dengan memperkuat transisi energi, Indonesia diharapkan mampu meningkatkan indeks kualitas lingkungannya secara bertahap.

Di saat yang sama, pembangunan rendah karbon juga dipandang sebagai cara menjaga sumber daya alam agar tetap tersedia bagi generasi berikutnya. Artinya, keberhasilan Indonesia Emas tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan negara menjaga keseimbangan antara kemajuan dan keberlanjutan.

Kepemimpinan Jadi Penentu Arah

Selain ekonomi dan energi, kepemimpinan nasional turut masuk dalam daftar penentu. Leonardo menilai, arah besar pembangunan membutuhkan kepemimpinan yang mampu menghubungkan berbagai kepentingan, sekaligus memastikan target jangka panjang tidak terhenti di tengah jalan. Tanpa kepemimpinan yang kuat, berbagai peluang yang sudah terbuka bisa sulit diwujudkan secara konsisten.

Karena itu, pembahasan Indonesia Emas 2045 dalam forum tersebut memperlihatkan bahwa masa depan negara tidak ditentukan oleh satu sektor saja. Pendapatan, energi bersih, kualitas lingkungan, dan kepemimpinan saling berkaitan dalam satu tujuan besar: menjadikan Indonesia mampu bersaing secara global tanpa mengorbankan sumber daya alam yang menjadi modal utamanya.

Selengkapnya mengenai tantangan dan peluang Indonesia emas 2045 dapat dilihat dalam tautan sumber ini.