Fermin Aldeguer datang ke MotoGP 2025 bukan sekadar sebagai debutan, melainkan sebagai salah satu nama muda yang paling diperhatikan. Pebalap asal Spanyol itu resmi masuk jajaran rookie kelas utama bersama Ai Ogura dan Somkiat Chantra, setelah mendapat tempat di Gresini untuk menggantikan Marc Marquez. Status tersebut langsung menempatkan Aldeguer dalam sorotan, apalagi ia membawa reputasi sebagai salah satu talenta yang sempat mencuri perhatian lewat performanya di Moto2.
Langkah besar setelah musim yang naik-turun
Nama Aldeguer mulai benar-benar naik setelah tampil impresif di Moto2 2023. Dari sana, dukungan Ducati mengalir dan membuka jalan baginya untuk melompat ke kelas paling kompetitif di dunia balap motor. Namun, perjalanan menuju MotoGP tidak sepenuhnya mulus. Pada 2024, ia tidak mampu mengulang performa terbaiknya karena berbagai masalah yang mengganggu konsistensi. Meski begitu, ambisinya tidak berubah: ia tetap membidik gelar dan menjadikan itu sebagai target utama kariernya.
Dalam presentasi tim Gresini, Aldeguer juga menyinggung betapa beratnya adaptasi di Moto2 2024, terutama dengan ban Pirelli baru yang menuntut pendekatan berbeda. Tantangan itu membuatnya harus bekerja lebih keras, sekaligus membentuk mentalnya sebelum naik ke kelas utama.
Membidik jejak Pedro Acosta
Di tengah tekanan sebagai rookie, Aldeguer tidak menutupi keyakinannya bahwa ia bisa mengikuti jejak Pedro Acosta, sesama pembalap muda yang sukses mencuri perhatian saat debut di MotoGP. Perbandingan itu bukan tanpa alasan. Acosta menjadi contoh bahwa pembalap muda bisa langsung kompetitif jika mampu beradaptasi cepat dengan motor, ban, dan atmosfer kelas utama.
Keyakinan Aldeguer juga diperkuat oleh dukungan Ducati. Gigi Dall’Igna, manajer umum Ducati Corse, disebut terus memberi kepercayaan penuh kepada pembalap muda tersebut. Menurutnya, Aldeguer memiliki modal besar untuk berkembang dan bukan tidak mungkin menjadi juara di masa depan. Dengan kombinasi dukungan pabrikan, kesempatan besar di Gresini, dan ambisi pribadi yang masih menyala, Aldeguer kini memasuki MotoGP 2025 dengan satu misi jelas: membuktikan bahwa promosi ke kelas utama memang pantas ia dapatkan.












