Berita  

BMKG: Ancaman Debu Vulkanik dari 5 Gunung Berapi Berbahaya

BMKG kembali mengingatkan bahwa akhir tahun ini bukan hanya soal cuaca yang berubah-ubah, tetapi juga ancaman dari aktivitas gunung berapi yang masih berlangsung di sejumlah daerah. Dalam peringatan terbarunya, lembaga ini menyoroti potensi gelombang tinggi hingga 6 meter di perairan Indonesia, disertai hujan sedang hingga lebat yang berpeluang mengguyur berbagai wilayah dalam sepekan ke depan.

Cuaca ekstrem masih membayangi libur Natal dan Tahun Baru

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menyebut kondisi tersebut merupakan hasil analisis terkini. Menurut dia, hujan dengan intensitas lebat masih berpeluang terjadi di sebagian wilayah Indonesia selama periode Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Di saat yang sama, suhu panas terik juga masih bisa muncul di beberapa daerah, menunjukkan cuaca yang tidak stabil dan sulit diprediksi.

BMKG meminta masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa datang cepat, terutama bagi warga yang beraktivitas di wilayah pesisir maupun daerah rawan hujan deras dan angin kencang.

Lima gunung berapi masuk pantauan debu vulkanik

Selain cuaca ekstrem, BMKG juga menyoroti potensi debu vulkanik dari lima gunung berapi aktif di Indonesia. Kelimanya adalah Gunung Marapi, Gunung Semeru, Gunung Dukono, Gunung Ibu, dan Gunung Lewotobi. Masing-masing gunung tercatat memiliki aktivitas erupsi dalam beberapa hari terakhir dengan karakter berbeda-beda.

Rincian aktivitas gunung berapi

Gunung Marapi yang berada di Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, pada 22 Desember 2023 dilaporkan tidak menunjukkan abu vulkanik yang teramati. Namun, status kode warna penerbangannya tercatat Orange.

Gunung Semeru di Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada 23 Desember 2023 mengalami erupsi dengan ketinggian abu vulkanik mencapai 4476 meter dan intensitas pekat.

Di Popilo Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Gunung Dukono juga erupsi pada 19 Desember 2023. Tinggi abu vulkaniknya mencapai 3229 meter dengan intensitas pekat.

Sementara itu, Gunung Ibu di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, tercatat erupsi pada 17 Desember 2023 dengan ketinggian abu vulkanik 2325 meter dan intensitas pekat.

Gunung Lewotobi yang berada di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 23 Desember 2023 mengalami erupsi dengan ketinggian abu vulkanik mencapai 3084 meter dan intensitas pekat.

BMKG minta warga pantau informasi resmi

Dengan kondisi cuaca dan aktivitas vulkanik yang sama-sama berpotensi mengganggu mobilitas, BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi. Peringatan dini dan pembaruan cuaca dapat diakses melalui aplikasi @InfoBMKG serta situs resmi https://bmkg.go.id, terutama bagi warga yang akan bepergian selama masa libur akhir tahun.