Berita  

Menjawab Tentang Sumber Uang untuk Mewujudkan Janji Politik: Anies Baswedan

Jakarta, CNBC Indonesia – Pertanyaan soal dari mana dana untuk membiayai janji-janji politik kembali mencuat dalam forum ekonomi yang digelar Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Di tengah sorotan terhadap program kampanye jelang Pemilu 2024, Anies Baswedan menegaskan bahwa ruang fiskal pemerintah memang tidak leluasa, sehingga setiap rencana besar harus disusun dengan perhitungan yang lebih realistis.

Apindo Dorong Arah Kebijakan Baru

Apindo menggelar Dialog Apindo Capres 2024 sebagai bagian dari peran dunia usaha dalam memberi masukan atas kebijakan strategis yang tertuang dalam Roadmap Perekonomian APINDO 2024-2029. Agenda ini diarahkan untuk mengawal kebijakan dan program kerja menuju transisi kepemimpinan baru pada 2024, sekaligus membuka ruang dialog antara pelaku usaha dan calon pemimpin nasional.

Dalam forum tersebut, Gita Wirjawan mengajukan pertanyaan yang cukup langsung: dari mana sumber pendanaan untuk membiayai program dan janji manis para capres selama masa kampanye. Pertanyaan ini menjadi sorotan karena menyentuh isu yang kerap muncul setiap musim politik, tetapi jarang dijawab secara rinci.

Anies Soroti Keterbatasan Fiskal

Anies Baswedan mengakui bahwa pemerintah tidak memiliki ruang fiskal yang besar untuk membiayai banyak program sekaligus, apalagi jika targetnya adalah mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi secara bersamaan. Menurutnya, keterbatasan itu membuat pemerintah harus lebih cermat dalam menyusun prioritas dan mencari skema pembiayaan yang masuk akal.

Salah satu pendekatan yang ia tekankan adalah harmonisasi antara pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor swasta. Dengan cara itu, beban pembiayaan tidak hanya bertumpu pada anggaran negara, melainkan bisa melibatkan peran dunia usaha dalam mendukung agenda pembangunan.

Forum yang Menjadi Ajang Uji Gagasan

Dialog Apindo-Debat Capres 2024 ini memperlihatkan bahwa isu ekonomi tidak lagi berhenti pada janji kampanye, tetapi juga menyentuh pertanyaan mendasar soal sumber daya, kemampuan fiskal, dan desain kebijakan yang bisa dijalankan. Di hadapan pelaku usaha, jawaban atas pertanyaan itu menjadi penting karena berhubungan langsung dengan kepastian arah ekonomi ke depan.

Simak selengkapnya dalam Dialog Apindo Capres 2024 “Roadmap Perekonomian Indonesia 2024-2029” bersama Gita Wirjawan dan Anies Baswedan, CNBC Indonesia (Senin, 11/12/2023).

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini.