Berita  

Komisi III Menghargai Komitmen Polda Jawa Tengah dalam Menjaga Netralitas Pemilu 2024

KABAR DPR – Menjelang Pemilu 2024, Komisi III DPR RI menyoroti satu hal yang dianggap paling krusial: netralitas aparat kepolisian. Dalam kunjungan kerja ke Mapolda Jawa Tengah di Semarang, Senin (11/12/2023), Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto menyampaikan apresiasi atas langkah Polda Jateng yang dinilai serius menjaga posisi Polri tetap tidak memihak.

Komitmen Netralitas Jadi Sorotan Utama

Bambang menegaskan, perhatian utama dalam pertemuan itu memang tertuju pada kesiapan jajaran kepolisian menghadapi tahapan pemilu yang tinggal sekitar 63 hari lagi. Menurut dia, Polda Jateng tidak hanya menyampaikan komitmen secara lisan, tetapi juga menyiapkan pedoman tertulis sebagai pegangan seluruh anggota.

“Ini yang menjadi poin utama dari pertemuan kita, mengingat gelaran pemilu tinggal sekitar 63 hari lagi. Kemudian, Kapolda juga berkomitmen untuk setiap waktu kita bisa berkomunikasi kalau ada hal-hal yang keluar dari jalur, bisa langsung menginfokan ke beliau. Selain itu juga, Kapolda telah memerintahkan seluruh jajaran Kapolres wilayah Jawa Tengah yang tadi hadir agar berkomitmennterhadap netralitasnya,” ujar politisi F-PDI Perjuangan itu saat memimpin Tim Kunker Komisi III DPR.

Buku Saku Netralitas untuk Seluruh Personel

Di hadapan Komisi III, Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa pihaknya telah menerbitkan Buku saku Pedoman Netralitas anggota Polri dalam pemilu 2024. Buku ini disusun sebagai panduan praktis bagi personel Polri agar tetap berada dalam koridor netral selama tahapan Pemilu dan Pilkada.

Isi buku saku tersebut mencakup delapan dasar hukum dan jukrah, tahapan Pemilu 2024, tujuh belas perilaku netralitas Polri dalam setiap tahapan pemilu, lima bentuk tindakan patroli netralitas, hingga aturan mengenai gaya berfoto anggota Polri yang diperbolehkan dan empat belas gaya berfoto yang dilarang.

“Buku saku Pedoman Netralitas Anggota Polri dalam Pemilu 2024 ini berisi petunjuk dan arahan bagaimana Personil Polri bersikap Netral dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilkada, Buku saku ini sudah ada terkait tahapan pemilu termasuk didalamnya mengatur tentang hal-hal yang tidak boleh dilakukan misalnya gaya berfoto maupun penggunaan medsos,” jelas Ahmad Luthfi.

22.328 Personel Disiapkan Amankan TPS

Selain persoalan netralitas, kesiapan pengamanan Pemilu 2024 juga menjadi perhatian serius. Polda Jateng telah menggelar Operasi Mantap Brata Candi 2023-2024 untuk mengamankan seluruh tahapan pemilu di wilayah Jawa Tengah. Pada hari pemungutan suara, personel akan disebar ke tempat pemungutan suara (TPS) di berbagai daerah.

Kapolda menyebut, sebanyak 22.328 personel akan diterjunkan dan ditempatkan di 117.299 titik di Jawa Tengah. Pengamanan itu juga akan diperkuat oleh 5.680 personel dari Kodam IV Diponegoro. Dengan pola tersebut, Polda Jateng berharap pengamanan berjalan tertib, sementara netralitas aparat tetap terjaga di tengah meningkatnya tensi politik menjelang hari pencoblosan.