Berita  

Pimpinan DPR Berkomitmen untuk Menyelesaikan Target Legislasi

KABAR DPR – Menjelang berakhirnya masa kerja DPR periode 2019-2024, pimpinan dewan menegaskan tidak ada alasan untuk memperlambat pembahasan legislasi. Wakil Ketua DPR RI Lodewijk F. Paulus menyebut sisa waktu yang ada harus dipakai seefektif mungkin agar target-target RUU yang sudah masuk daftar prioritas bisa dituntaskan sebelum 14 Februari 2024.

DPR Diminta Maksimalkan Sisa Waktu

Lodewijk menyampaikan hal itu kepada Parlementaria usai menetapkan Anggota DPR Ichsan Soelistio sebagai Wakil Ketua Baleg DPR RI menggantikan Muhammad Nurdin, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (9/11/2023). Menurut dia, Badan Legislasi (Baleg) perlu bergerak cepat dan fokus dalam membahas rancangan undang-undang yang memang sudah siap diproses.

Ia menekankan bahwa pembahasan tidak boleh berlarut-larut jika materi RUU sudah dianggap matang. Dengan waktu yang semakin sempit, DPR dituntut menjaga ritme kerja agar agenda legislasi tidak menumpuk di penghujung periode.

Rapim dan Bamus Diminta Lebih Efisien

Politisi Fraksi Partai Golkar itu juga menyoroti pentingnya koordinasi di internal DPR. Dalam rapat pimpinan, kata Lodewijk, para pimpinan berharap seluruh alat kelengkapan dewan bisa memanfaatkan waktu tersisa secara maksimal. RUU yang dinilai siap semestinya langsung diarahkan ke tahap pengambilan keputusan tingkat II di Rapat Paripurna.

“Kita harapan jangan terlalu banyak Rapim, jangan terlalu banyak Rapat Bamus, tapi nanti kalau sudah jelas mereka (AKD di DPR) tinggal laporan kepada Pimpinan DPR RI nanti dipelajari dan dievaluasi apakah ini bisa disahkan dalam atau diambil keputusan tingkat II pada Rapurna (Rapat Paripurna),” jelasnya.

Fokus pada RUU yang Sudah Siap

Dengan pola kerja yang lebih ringkas, DPR diharapkan bisa menjaga produktivitas legislatif di penghujung masa jabatan. Lodewijk menegaskan, yang terpenting bukan sekadar banyaknya rapat, melainkan kemampuan lembaga untuk menuntaskan pembahasan dan menghasilkan keputusan yang bisa segera dibawa ke paripurna.