Berita  

Apakah Tahun Politik Menggoyahkan Minat Investasi Korsel?

Jakarta, CNBC Indonesia – Tahun politik kerap dianggap sebagai masa penuh kehati-hatian bagi investor, termasuk dari Korea Selatan. Di tengah proses Pemilu 2024, para pelaku usaha Negeri Ginseng disebut belum ingin bergerak terlalu cepat sebelum arah kepemimpinan Indonesia benar-benar jelas. Bagi mereka, kepastian politik menjadi salah satu kunci untuk membaca peluang investasi lanjutan di Tanah Air.

Investor Korsel Menunggu Kepastian Hasil Pemilu

Lee Kanghyun, Ketua Kamar Dagang dan Industri Korea Selatan (KoCham) di Indonesia, menegaskan bahwa pengusaha Korea Selatan masih menahan langkah sambil mencermati hasil akhir Pemilu 2024. Sikap wait and see ini, menurut dia, muncul bukan karena hilangnya minat terhadap Indonesia, melainkan karena kebutuhan untuk melihat stabilitas kebijakan setelah transisi kekuasaan.

Indonesia tetap dipandang sebagai pasar penting, namun keputusan investasi baru dinilai akan lebih aman diambil setelah hasil pemilu benar-benar pasti. Dalam situasi seperti ini, kepastian arah pemerintahan menjadi faktor yang ikut menentukan seberapa cepat modal asing bergerak.

Harapan Pengusaha Korsel terhadap Pemilu 2024

Di balik sikap hati-hati tersebut, para pengusaha Korea Selatan tetap memiliki harapan agar proses Pemilu 2024 berjalan lancar, tertib, dan memberi sinyal positif bagi dunia usaha. Mereka menunggu momentum yang bisa menunjukkan bahwa Indonesia tetap konsisten menjaga iklim investasi, apa pun hasil kontestasi politiknya.

Lee Kanghyun membahas hal itu dalam program Prime Words bersama Ketua Umum KoCham pada Rabu, 8 November 2023. Obrolan tersebut menyoroti bagaimana pelaku bisnis asing membaca tahun politik sebagai fase penting untuk menakar risiko sekaligus peluang.

Simak Pembahasan Lengkapnya

Untuk mengetahui lebih jauh pandangan KoCham soal Pemilu 2024 dan dampaknya terhadap minat investasi Korea Selatan di Indonesia, simak siaran langsung program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini.