Berita  

Survei LSJ: Prabowo-Gibran Pilihan Milenial dan Gen Z Sebelum Pilpres 2024

Menjelang Pemilu 2024, peta dukungan pemilih muda mulai terlihat semakin jelas. Hasil survei Lembaga Survei Jakarta (LSJ) menunjukkan bahwa pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menjadi pilihan paling menonjol di kalangan milenial dan Gen Z, mengungguli dua pasangan lain yang juga bersaing di gelanggang pilpres.

Prabowo-Gibran Paling Dilirik Pemilih Muda

Dalam riset yang dilakukan LSJ pada 18 hingga 26 Oktober 2023 terhadap 1.200 responden di 38 provinsi, elektabilitas Prabowo-Gibran tercatat mencapai 44 persen di kelompok pemilih milenial. Di bawahnya, Ganjar Pranowo-Mahfud MD meraih 34,1 persen, sedangkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar berada di angka 16,9 persen.

Peneliti Senior LSJ, Fetra Ardianto, menilai hasil itu menunjukkan adanya kecenderungan kuat dari kalangan muda untuk melihat Prabowo-Gibran sebagai pasangan yang paling ideal. “Prabowo-Gibran dinilai publik sebagai kombinasi paling ideal serta paling disukai dan paling banyak dipilih oleh generasi milenial dan gen-Z,” ujarnya pada Selasa (31/10/2023).

Gibran Jadi Faktor Penentu Daya Tarik

Menurut Direktur Executive Partner Politik Indonesia, AB Solissa, pilihan Prabowo yang menggandeng Gibran Rakabuming Raka ikut memperkuat kesan bahwa pasangan ini dekat dengan aspirasi generasi muda. Ia menyebut langkah tersebut sebagai sinyal keberpihakan kepada anak muda.

“Langkah yang dipilih Prabowo menjadi bukti kuat keberpihakan kepada anak muda untuk menjadi pemimpin,” kata Solissa.

Narasi Pemimpin Muda Menarik Perhatian

Hal senada disampaikan pengamat politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPN) Jawa Timur, Singgih Manggalou. Ia menilai popularitas Prabowo-Gibran di kalangan pemilih muda tidak lepas dari sosok wakil presiden yang lebih muda dibanding kandidat lain, sehingga lebih mudah diterima oleh pemilih pemula.

“Pemilih Milenial dan Gen Z yang gandrung atas seorang wapres yang relatif lebih muda dari kandidat lain dan itu narasinya mampu meyakinkan publik terutama pemilih pemula,” ujar Singgih pada Selasa (31/10/2023).

Dengan basis pemilih muda yang besar, hasil survei LSJ ini menjadi salah satu penanda penting dalam persaingan menuju Pilpres 2024. Dukungan dari milenial dan Gen Z tampak tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan bisa menjadi penentu arah kompetisi politik yang kian ketat.